Suhu Naga: 2016, Politik Indonesia Monyet Obong Anoman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana ricuh pada Sidang Paripurna ke-2 untuk memilih pimpinan DPR di Gedung DPR, Jakarta, 1 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Suasana ricuh pada Sidang Paripurna ke-2 untuk memilih pimpinan DPR di Gedung DPR, Jakarta, 1 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Paranormal Suhu Naga mempunyai ramalan terkait kondisi politik Indonesia pada 2016. Menurut dia, di dunia politik, para wanita akan mempunyai peran cukup besar.

    Dia mencontohkan proses seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsiyang seluruh panitia seleksinya diisi oleh wanita yang dipilih Presiden Joko Widodo.

    Selain itu, Suhu Naga menggambarkan pada 2016 dengan istilah Kethek Saranggong Ngobong Anoman, yang berarti gerombolan orang jahat mengepung orang baik. Itu perumpamaan dalam Bahasa Jawa yang digunakan Suhu Naga. Arti lainnya, kekutan alamnya dominan api dan angina puyuh.

    Merujuk pada dua elemen itu, tahun ini diasosiasikan dengan tahun monyet api. Monyet yang lapar akan mencari makan dengan cara apa saja. Ia tidak segan melukai monyet lainnya.

    tabloidbintang.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.