Kalla Pastikan Kubu Ical Sudah Sepakat Gelar Munas Golkar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan Partai Golkar, Aburizal Bakrie (tengah), bersama Agung Laksono (kiri) dan mantan Ketum Golkar, Jusuf Kalla, menunjukkan surat kesepakatan islah terbatas di Jakarta, 30 Mei 2015. Dualisme Partai Golkar makin panjang pasca pecahnya pendapat usulan nama Ketua DPR pengganti Setya Novanto. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pimpinan Partai Golkar, Aburizal Bakrie (tengah), bersama Agung Laksono (kiri) dan mantan Ketum Golkar, Jusuf Kalla, menunjukkan surat kesepakatan islah terbatas di Jakarta, 30 Mei 2015. Dualisme Partai Golkar makin panjang pasca pecahnya pendapat usulan nama Ketua DPR pengganti Setya Novanto. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Partai Golongan Karya kubu Agung Laksono dan kubu Aburizal Bakrie sudah merumuskan penyatuan pengurus pusat setelah Mahkamah Agung tak mengesahkan surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly. Skema penyatuan pengurus sudah dirumuskan sejak akhir tahun lalu. "Itu sudah setuju. Ini kan hanya soal waktu," ucap Kalla di kantornya, Senin, 4 Januari 2016.

    Kalla menunjukkan skema penyatuan pengurus yang telah disetujui Agung dan Aburizal. Kesepakatannya, ujar Kalla, kedua kubu akan menggelar rapat pimpinan nasional untuk mempersiapkan musyawarah nasional. Skema tersebut diteken Aburizal, Agung, dan Kalla pada 18 Desember 2015. Dalam skema tersebut, tercantum opsi-opsi yang akan diambil partai beringin berdasarkan putusan Mahkamah Agung. "Jadi tinggal jalan aja sebenarnya. Ini pada akhirnya munas ujungnya, udah diteken," tuturnya.

    Kalla mengatakan rapat pimpinan nasional dibutuhkan supaya dapat diputuskan tanggal pasti pelaksanaan munas. "Mudah-mudahan, setelah minggu ini, bisa dimulai lagi pembicaraan itu. Setelah itu, ya bikin rapimnas, baru membicarakan munas," kata Kalla.

    Menteri Hukum Yasonna mencabut surat keputusan kepengurusan Golkar hasil Musyawarah Nasional Ancol kubu Agung Laksono. Mahkamah Agung mengembalikan kepengurusan Golkar ke hasil Munas Riau. Yasonna berujar, sesuai dengan putusan Mahkamah Agung pula, tak ada perintah mengesahkan kepengurusan hasil Munas Bali kubu Aburizal Bakrie.

    Kubu Agung hari ini telah menemui Mahkamah Partai Golkar. Sedangkan kubu Aburizal mengadakan rapimnas di Bali. Kubu Agung berharap Aburizal mengikuti kesepakatan itu.

    TIKA PRIMANDARI





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.