Puncak Arus Balik, Jasa Marga: Lancar seperti Akhir Pekan Biasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melintas saat arus balik Natal di ruas jalan Tol Cikampek, Bekasi, 27 Desember 2015. ANTARA/Risky Andrianto

    Sejumlah kendaraan melintas saat arus balik Natal di ruas jalan Tol Cikampek, Bekasi, 27 Desember 2015. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Humas PT Jasa Marga Wasta Gunadi mengatakan lalu lintas di sejumlah ruas tol sudah mulai padat sejak Minggu sore, 3 Januari 2016, di hari yang diprediksi sebagai puncak arus balik libur tahun baru.

    Meskipun demikian kondisi arus lalu lintas terpantau lebih lancar dan terkendali. “Perjalanan arus balik sudah mulai dicicil dari kemarin, jadi tidak jauh beda dengan weekend biasa,” ujarnya, saat dihubungi Tempo, Ahad, 3 Januari 2016. 

    Sebagai bentuk antisipasi arus balik, pihak Jasa Marga sendiri telah menyiapkan petugas tambahan, membuka semua gerbang tol, pemberlakuan buka tutup rest area, dan persiapan contra flow. “Tapi sampai saat ini contra flow dan buka tutup rest area belum dilakukan,” ujarnya. Wasta menuturkan terdapat sejumlah titik gerbang tol yang rawan kepadatan, sehingga dibutuhkan antisipasi lebih. 

    Gerbang tol Cikunir misalnya, yang menghubungkan Cikampek dan Jakarta Outer Ring Road (JORR). Pihaknya mempersiapkan petugas tambahan dan antisipasi gerbang tol otomatis (GTO) yang bisa diakses pengguna jalan tol yang tidak memiliki kartu GTO. “Kami siapkan petugas dan e-toll card-nya, jadi kalau memang padat nanti pengguna bisa bayar tunai lalu petugas kami tapping di GTO,” katanya.

    Antisipasi juga dilakukan di gerbang tol Cikarang Utama, yaitu dengan mempersiapkan pembagian jalur dan buka-tutup gerbang tol. “Kalau padat kendaraan nanti kami keluarkan di Cikarang Barat IV dan baru masuk lagi di Cikarang Barat II,” ujar Wasta. 

    Menurut Wasta, pengguna jalan tol juga terlihat sudah lebih mempersiapkan perjalanannya. “Rest area jadi enggak sepadat sebelumnya, sebelum masuk tol mereka udah isi BBM dulu, udah makan, udah ke toilet,” ucapnya. Sehingga, pengguna tidak perlu lagi mengandalkan rest area sebagai tempat singgah. “Jadi lewat jalan tol ya cuma untuk melintas langsung saja, mereka jauh lebih mempersiapkan,” katanya. 

    Hingga sore tadi, kendaraan yang keluar di gerbang tol Cikarang Utama sudah mencapai 60 ribu kendaraan, dan masih akan terus bertambah hingga malam nanti. Rata-rata lalu lintas normal di Cikarang Utama dilintasi 73 ribu kendaraan. “Ini masih bergerak terus, diprediksi kenaikannya 15 persen dari hari kemarin,” ucap Wasta. Kemarin, kendaraan yang melintas melampaui target, yaitu mencapai 93.101 kendaraan, atau mengalami kenaikan hingga 34 persen dari lalu lintas normalnya.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.