2016, Riau Siapkan Rp 123 Miliar untuk Antisipasi Kabut Asap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran bersama sejumlah pejabat kehutanan melihat sejumlah tempat yang telah hangus terbakar akibat dari kebakaran hutan dengan menunggangi seekor gajah terlatih di Siak, Riau, 10 Novemebr 2015. AP Photo

    Petugas pemadam kebakaran bersama sejumlah pejabat kehutanan melihat sejumlah tempat yang telah hangus terbakar akibat dari kebakaran hutan dengan menunggangi seekor gajah terlatih di Siak, Riau, 10 Novemebr 2015. AP Photo

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan anggaran Rp 123 miliar untuk bencana kabut asap dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2016. Anggaran disebar di beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap.

    "Kami fokuskan pada pencegahan," kata Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Kamis, 31 Desember 2015.

    Arsyadjuliandi mengatakan jumlah anggaran pencegahan kebakaran hutan itu jauh lebih besar daripada tahun sebelumnya yang hanya Rp 49 miliar. 

    Bukan hanya itu, pemerintah daerah kabupaten/kota di Riau juga telah menyiapkan anggaran pencegahan kebakaran hutan dan lahan sebesar Rp 77,3 miliar. 

    "Anggaran dari pemerintah kabupaten difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosialisasi masyarakat," ujarnya.

    Arsyadjuliandi mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi Riau bakal kembali memasuki musim kemarau pada awal Januari 2016. Agar kebakaran lahan bisa dicegah sejak awal, pemerintah Riau telah melakukan koordinasi lintas sektor, baik pemerintah pusat, daerah, maupun swasta. 

    Antisipasi kebakaran hutan, menurut Arsyadjuliandi, diperkuat Peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2015 tentang Rencana Aksi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan. Perusahaan perkebunan dan kehutanan berkewajiban membangun sekat kanal dan memberikan pembinaan kepada masyarakat sekitar konsesi melalui corporate social responsibility (CSR).

    Namun pemerintah Riau tidak bisa menjamin kebakaran hutan tidak akan terjadi pada 2016. "Antisipasi pencegahan kebakaran hutan masih terus berjalan," tuturnya.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.