Sampah Menumpuk, Pengunjung Ancol Diajak Bersih-bersih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas kebersihan DKI Jakarta mengangkut tumpukan sampah yang berasal dari kawasan teluk Jakarta di Pelabuhan Muara Angke Jakarta, 28 Desember 2015. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Seorang petugas kebersihan DKI Jakarta mengangkut tumpukan sampah yang berasal dari kawasan teluk Jakarta di Pelabuhan Muara Angke Jakarta, 28 Desember 2015. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menggelar aksi bersih-bersih Pantai Ancol seusai perayaan tahun baru dinihari tadi. Aksi tahunan ini melibatkan seluruh pengunjung untuk mengumpulkan sampah di sekitar pantai.

    Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Gatot Setyo Waluyo mengatakan pascaperayaan tahun baru, sampah di pantai Ancol menumpuk meski ada petugas kebersihan. Aksi ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat tentang kebersihan. "Ini juga sekaligus untuk menjadi spirit awal tahun," kata Gatot di lokasi, Jumat, 1 Januari 2016.

    Sekitar pukul 09.00 WIB, dengan menggunakan rompi hijau, tim kebersihan pantai menyebarkan kantong plastik kepada pengunjung. Jumlah kantong plastik yang disebar adalah sebanyak 200-300 kantong.

    Pengunjung boleh meminta plastik lebih dari satu kantong. Selanjutnya, pengunjung diberi waktu 1-1,5 jam mencari sampah di jarak sekitar 200 meter dari kanan dan 200 meter dari kiri Pantai Lagoon, Ancol.

    Sampah yang dikumpulkan berupa sampah nonorganik. "Setiap tempat sampah dijaga, jadi pengunjung tidak bisa curang ambil dari tempat sampah," ujar Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari.

    Untuk menarik minat pengunjung, panitia memberi iming-iming berupa hadiah uang tunai dan doorprize. Pengunjung yang mendapatkan sampah seberat minimal tiga kilogram akan mendapat hadiah berupa uang Rp 10 ribu dan berlaku kelipatan. Sementara untuk pengunjung yang mendapatkan tepat lima kilogram berhak mendapat uang Rp 10 ribu serta kupon undian untuk memperebutkan sepeda santai.

    Gatot berharap melalui kegiatan ini, pengunjung mendapatkan edukasi untuk lebih mencintai lingkungan. "Harapannya pengunjung naik, sampah menurun," ujar Gatot. Tahun lalu, total sampah yang terkumpul mencapai 500 kilogram.

    Dengan mengusung tema 'Beach Clean Up', dalam pelaksanaannya manajemen melibatkan siswa-siswi dari Sekolah Rakyat Ancol, para remaja yang tergabung dalam Komunitas Teens Go Green, kelompok pemuda Green Taruna Kecamatan Pademangan, serta Koalisi Masyarakat Perkotaan.

    Rika mengatakan, selanjutnya, Ancol tak hanya melakukan aksi ini pada tanggal 1 Januari saja, tapi juga pada Hari Bumi. "Tahun 2015 sudah mulai dilaksanakan, selanjutnya akan rutin juga," katanya.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?