Kalla Rayakan Tahun Baru dengan Bakmi Jawa dan Cumi Goreng

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri acara silaturahmi dan makan siang bersama wartawan, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, 22 Desember 2015. Dalam sambutannya Jusuf Kalla menyatakan wartawan ini mewakili 250 juta penduduk Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri acara silaturahmi dan makan siang bersama wartawan, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, 22 Desember 2015. Dalam sambutannya Jusuf Kalla menyatakan wartawan ini mewakili 250 juta penduduk Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghabiskan malam tahun barunya di Istana Yogyakarta. Ditemani istrinya, Mufidah Kalla, dia menjamu tamu yang kebanyakan merupakan pegawai Sekretariat Wakil Presiden. 

    Menggunakan baju batik hijau lengan pendek, Kalla terlihat mencicipi beberapa hidangan. Makanan pertama yang diambilnya adalah bakmi jawa. Usai menyantap bakmi, dia kemudian mengambil beberapa potong cumi goreng. "Ah malam ini tidak ada wawancara dulu ya," kata Kalla kepada wartawan di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Kamis 31 Desember 2015.

    Tiga menteri juga tampak menghadiri pada acara tersebut. Mereka antara lain, Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil,‎ Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi‎. 

    Sambil menikmati hidangan yang ada Kalla tampak berbincang dengan ketiga menteri tersebut. Tak cuma menteri yang hadir, Kalla juga memboyong anak dan cucunya. ‎

    Jika Kalla menikmati malam tahun barunya di Yogyakarta, Presiden Joko Widodo hari ini sedang berada di Papua. Jokowi memilih menghabiskan pergantian tahun bersama masyarakat Raja Ampat, Papua.

    FAIZ ‎NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.