Jokowi Tahun Baruan di Papua dan Tinjau Pabrik Sagu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersalaman dengan warga seusai memberikan bantuan kepada masyarakat di Kupang, NTT, 28 Desember 2015. Selain menghadiri acara perayaan Natal Nasional, Jokowi juga memberikan bantuan bibit sorgum, anakan pohon kelor, kacamata baca, 3.000 gelas susu, 1.000 buku tulis, serta 3.000 obat-obatan. ANTARA/Kornelis Kaha

    Presiden Joko Widodo bersalaman dengan warga seusai memberikan bantuan kepada masyarakat di Kupang, NTT, 28 Desember 2015. Selain menghadiri acara perayaan Natal Nasional, Jokowi juga memberikan bantuan bibit sorgum, anakan pohon kelor, kacamata baca, 3.000 gelas susu, 1.000 buku tulis, serta 3.000 obat-obatan. ANTARA/Kornelis Kaha

    TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo hari ini tiba di Merauke, Papua, untuk melakukan beberapa kunjungan di bumi Cenderawasih itu. Salah satu agendanya merayakan tahun baru di Raja Ampat. 

    Di Papua, Presiden tidak hanya singgah di Merauke, tapi juga akan berkunjung ke Wamena, Sorong, sebelum merayakan tahun baru di Raja Ampat. Esok hari, Presiden akan memulai kegiatan dengan ‎menghadiri acara pelepasan Kapsul Waktu "Impian Indonesia 2015-2085" di Lapangan Hasanap Sai, Kabupaten Merauke. Dari Merauke, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Wamena menggunakan pesawat.

    "Di Wamena, Presiden akan meresmikan Terminal Bandar Udara Wamena dan Bandar Udara Kaimana," kata Kepala Biro Pers Istana Kepresidenan Bey Machmudin melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 29 Desember 2015. Setelah meresmikan kedua bandara tersebut, Presiden akan bertemu dengan masyarakat di Jayawijaya.‎

    Pada hari Kamis, 31 Desember 2015, Presiden dan rombongan akan melanjutkan kunjungan ke Sorong‎ dan Raja Ampat. Di tempat itu, Jokowi dan rombongan akan meninjau pabrik sagu sebelum kembali ke Jakarta, pada hari Jumat, 1 Januari 2016. ‎

    Menurut Bey, kunjungan ke Papua dan Papua Barat adalah yang ketiga kalinya bagi Jokowi. Yang pertama adalah pada 27-29 Desember 2014 lalu. Jokowi kembali mengunjungi Tanah Papua pada 8-11 Mei 2015. "Presiden yakin dengan sering berkunjung ke Papua, masalah yang ada di sana akan cepat terselesaikan.

    Kunjungan ke beberapa provinsi ini menjadi bukti bahwa bagi Presiden Jokowi, Indonesia saat ini sedang berubah ke arah Indonesia-sentris, bukan lagi Jawa-sentris seperti yang terjadi selama ini. ‎

    FAIZ NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.