Jurus Polda Jabar Atasi Macet Libur Tahun Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean kendaraan wisatawan memenuhi kawasan sekitar Alun-Alun dan Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, 26 Desember 2015. Ribuan kendaraan yang didominasi plat B hampir tak bergerak akibat kemacetan serius pada libur panjang menjelang pergantian tahun. TEMPO/Prima Mulia

    Antrean kendaraan wisatawan memenuhi kawasan sekitar Alun-Alun dan Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, 26 Desember 2015. Ribuan kendaraan yang didominasi plat B hampir tak bergerak akibat kemacetan serius pada libur panjang menjelang pergantian tahun. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COBandung - Wakil Kepala Korps Lalu Lintas Markas Besar Kepolisian Brigadir Jenderal Sambudi Gusdian mengatakan sudah menyiapkan sejumlah langkah guna mengantisipasi kemacetan jelang libur Tahun Baru di akhir pekan ini. “Kalau ada kemacetan, trouble spot, black spot, sudah terpetakan. Anggota sudah disiapkan,” katanya di Bandung, Selasa, 29 Desember 2015.

    Sambudi mengatakan, jalan tol menjadi salah satu lokasi rawan kemacetan pada libur Tahun Baru ini. “Ketika masyarakat semua bertumpu pada tujuan yang sama, berharap pada jalan tol, saya kira tetap macet. Tapi kami siap di lapangan. Kami akan melaksanakan buka tutup sesuai dengan situasi yang berkembang,” katanya.

    Menurut Sambudi, buka tutup tidak hanya ditujukan pada jalan tol, tapi juga akan diberlakukan pada rest area. “Kalau rest area perlu ditutup sementara, kami akan tutup sementara, setelah itu buka lagi karena kita juga harus melayani publik yang ke rest area. Jadi bukan tutup paten, melainkan buka tutup,” ujarnya.

    Sambudi menambahkan kepolisian juga menyiapkan strategi contra-flow di jalan tol untuk mengurai kemacetan di sana. “Kami memilih ruas jalur yang memang aman untuk contra-flow, jadi tidak semua jalan tol bisa contra-flow. Petugas menilai menimbang tentang keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu-lintas baru kami laksanakan contra-flow,” katanya.

    Menurut Sambudi, mayoritas titik kemacetan dan kerawanan dalam libur Tahun Baru ini ada di Jawa Barat. “Kami dari kepolisian menyiapkan satuan tugas khusus di Pantura dengan memanfaatkan IT yang dikembangkan Polda Jawa Barat. Kebetulan daerah trouble spot ada di Jawa Barat,” katanya.

    Sambudi optimistis kepadatan kendaraan tidak akan terjadi separah libur Hari Natal lalu dengan terbitnya larangan angkutan barang beroperasi di libur Tahun Baru ini. “Kemarin kan belum, setelah kami minta, Kementerian Perhubungan sudah mengeluarkan larangan angkutan barang. Mudah-mudahan mendukung kelancaran lalu lintas,” katanya.

    Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Sugihardi mengatakan kepolisian akan membuka Pos Pengamanan di sepanjang jalan tol. Pemusatan kendali pengamanan akan ditempatkan di Pos Pengamanan di Cikopo. “Kami bentuk Pospam di Cikopo untuk mengendalikan arus lalu lintas di seluruh Jawa Barat. Diharapkan arus lalu lintas walaupun ada peningkatan, semuanya berjalan dengan lancar,” katanya di Bandung, Selasa, 29 Desember 2015.

    Sugihardi mengatakan sudah ada sejumlah rencana rekayasa lalu lintas yang dipersiapkan dengan mengikuti kondisi kepadatan lalu lintas di tiap lokasi. Salah satunya dengan pemberlakuan contra-flow di jalan tol. “Contra-flow di libur Natal kemarin dimulai dari KM30 sampai 10 kilometer (di Jalan Tol Purbaleunyi), kembalinya arus balik, contra-flow dari KM65 sampai Km15 ke arah Jakarta. Pasti akan kita lakukan dengan melihat perkembangan arus lalu lintas,” tambahnya.

    Menurut Sugihardi, Kapolda Jawa Barat juga memperpanjang operasi Lilin Lodaya yang tadinya akan berakhir pada 2 Januari 2016 untuk mengantisipasi kepadatan arus balik kendaraan selepas Tahun Baru. “Walaupun operasi Lilin ini berakhir pada tanggal 2 Januari 2016, Kapolda akan mengambil kebijakan untuk menambah satu hari, jadi tanggal 3 Januari 2015,” katanya.

    Sugihardi mengatakan akan ada peningkatan arus kendaraan jelang libur Tahun Baru akhir pekan ini. “Pasti ada peningkatan karena kita tahu kemarin di saat libur Natal ada penambahan kendaraan yang signifikan. Kita belum analisis dan evaluasi, tapi kira-kira penambahan sekitar 10 persen sampai 15 persen,” katanya.

    Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan saat libur Natal lalu terjadi lonjakan kendaraan. “Biasanya daya tampung jalan tol cuma 41 ribu per hari, sekarang ada 163 ribu kendaraan masuk Jawa Barat. Terbagi dua, ada yang ke Bandung dan Cirebon,” katanya di Bandung, Selasa, 29 Desember 2015.

    Dedi mengatakan rekayasa lalu lintas disiapkan mengikuti kepadatan pergerakan kendaraan. Pada libur Tahun Baru ini lonjakan kendaraan diperkirakan terjadi jelang Tahun Baru dan saat arus balik selepasnya sampai 3 Januari 2016. “Kami fokus di Cikopo karena Bandung akan menjadi tujuan, pasti lewat jalan tol, enggak mungkin lewat Puncak,” katanya.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.