Libur Tahun Baru, Tim SAR Siaga di Obyek Wisata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perayaan malam tahun baru di Ancol, Jakarta. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Perayaan malam tahun baru di Ancol, Jakarta. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Makassar - Kepala Badan SAR Nasional Makassar Roki Asikin mengatakan pihaknya siaga di sejumlah obyek wisata saat libur tahun baru. Langkah itu diambil guna mengantisipasi jatuhnya korban di obyek wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi masyarakat.

    "Kami siapkan operasi khusus. Tim SAR akan siaga di sejumlah obyek wisata yang menjadi pusat keramaian," kata Roki, saat dihubungi Tempo, Selasa, 29 Desember 2015.

    Roki mengatakan pengerahan personel Basarnas di obyek wisata tidak hanya di Makassar, melainkan juga di kabupaten/kota lain. "Saya serahkan ke masing-masing pos SAR di daerah karena mereka yang mengetahui daerahnya," ujar Roki.

    Khusus di Kota Daeng, kata Roki, pengerahan personel Basarnas akan dipusatkan di Pantai Akkarena dan sekitarnya. Sebab, banyak masyarakat yang sering berkunjung ke kawasan wisata itu lantaran relatif terjangkau.

    Di kawasan itu pula, menurut Roki, rawan terjadinya musibah. "Basarnas Makassar akan mengerahkan 36 personel di obyek wisata tersebut. Semoga tidak ada kejadian," katanya.

    Dalam sebulan terakhir, tercatat sejumlah musibah di kawasan Tanjung Bunga, yakni tenggelamnya perahu nelayan di Pantai Tanjung Bayang, pertengahan Desember.

    Dari enam nelayan, salah satunya belum ditemukan hingga sekarang. Terakhir, kecelakaan jetski di Danau Tanjung Bunga yang menewaskan Andi Ikbal Iskandar, Senin, 28 Desember lalu. Ikbal merupakan suami legislator Makassar, Shinta Mashita Molina, dan adik Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar.

    Roki mengatakan pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari musibah. Di tengah cuaca buruk, masyarakat mesti memperhatikan situasi di sekitar dan menggunakan perlengkapan keselamatan dan keamanan. Dengan begitu, tatkala dilanda musibah, Roki menyebut peluang untuk selamat lebih besar. "Intinya selalu tingkatkan kewaspadaan," tuturnya.

    Juru bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Komisaris Besar Frans Barung Mangera, mengatakan obyek wisata merupakan salah sasaran yang akan dijaga selama Operasi Lilin Lipu untuk pengamanan Natal dan tahun baru.

    Seluruh jajaran kepolisian se-Sulawesi Selatan dan Barat telah diperintahkan untuk mengawasi obyek wisata. Fokusnya, tidak hanya mengantisipasi bencana, tapi juga potensi gangguan kamtibmas.

    Dalam Operasi Lilin Lipu, Barung menjelaskan pihaknya mengerahkan 4.000 personel. Itu belum termasuk personel gabungan dari TNI, Basarnas, dan pemerintah daerah. Sasaran pengamanan diakuinya cukup luas.

    Selain obyek wisata, pihaknya mengamankan tempat-tempat perbelanjaan, hotel, dan area publik yang menjadi pusat keramaian. Khusus hotel dan mal, pihaknya mengerahkan tim penjinak bom untuk melakukan sterilisasi.

    Juru bicara Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Komisaris Andi Husnaeni, menambahkan, obyek wisata di Kota Daeng yang akan dijaga oleh aparat polisi, antara lain Pantai Akkarena, Anjungan Losari, dan Tanjung Bayang.

    Kepolisian juga terus mengawasi perkembangan obyek wisata lain di wilayah hukum. "Yang pasti, semua titik-titik keramaian akan kami jaga. Kepolisian terus melakukan monitoring perkembangan situasi," katanya.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga