Ini Identitas 62 Jenazah Korban KM Marina yang Tenggelam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Seksi SAR Makassar Roki Asikin menunjuk lokasi pencarian korban tenggelamnya KM Marina Baru 2B saat melakukan koordinasi dengan tim SAR di Posko Tim SAR Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, 26 Desember 2015. TEMPO/Iqbal lubis

    Kepala Seksi SAR Makassar Roki Asikin menunjuk lokasi pencarian korban tenggelamnya KM Marina Baru 2B saat melakukan koordinasi dengan tim SAR di Posko Tim SAR Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, 26 Desember 2015. TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, Makassar - Tim Disaster Victim Identification Polri berhasil mengidentifikasi 62 jenazah korban Kapal Motor Marina Baru 2B di Teluk Bone. Tersisa empat jenazah yang belum teridentifikasi karena tidak adanya data ante-mortem yang cocok. Keempat jenazah itu pun dikebumikan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa, 29 Desember 2015.

    Identifikasi 62 jenazah dilakukan oleh tim DVI pada dua satuan kerja. Di Sulawesi Selatan, tercatat 20 jenazah teridentifikasi. Sedangkan di Sulawesi Tenggara terdapat 42 jenazah yang berhasil dikenali. Identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan medis, struktur gigi, sidik jari, serta pencocokan data ante-mortem dan post-mortem.

    Juru bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Komisaris Besar Frans Barung Mangera, mengatakan pihaknya berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban KM Marina yang dievakuasi di wilayah hukumnya. "Kami tuntaskan identifikasi seluruh jenazah," ucapnya, Selasa, 29 Desember.

    Rinciannya, identitas 20 jenazah itu ialah Syahrir Arief (58) asal Unaha; Lutfiana Elsa (3) asal Kendari; Pangeran (3) asal Kolaka, dan Muhammad Yunus (33) asal Andowengga.

    Berikutnya ialah Muhammad Yaya (44) asal Siwa; Rumlah (40) asal Kendari; Manawati Tuwe (44) asal Kendari; Yuliana (16) asal Wajo; Muhammad Thamrin (37) asal Pinrang; Octaviana Elias Mana (25) asal Kolaka; Rustam alias Rustang (28) asal Wajo; Abdul Kadir (45) asal Soppeng; Maryam (18) asal Kolaka Timur; Ningsih (43) asal Kolaka; Purnawan Indrawangsyah (30) asal Luwu; Lismawati (-) asal Kendari; Hasnah (47) asal Kolaka Utara; Hasnaini (50) asal Makassar; Ratnawati (30) asal Kolaka Timur; dan Andi Sitti Raodah (17) asal Kolaka.

    Juru bicara Polda Sulawesi Tenggara, Ajun Komisaris Besar Sunarto, mengatakan 42 jenazah korban KM Marina yang diidentifikasi pihaknya sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Berikut 42 korban tewas itu, yakni Firdaus; Mutmainah; Siti Badriah; Sandi; Asri; Fitri Wahyuningsih; La Jeppu; Nugroho; Enos; Samuel; Hj Nule; Uda; Tahir; Andi Nurdin; Nindya; Rahmah; Wahyu Liana Sabir; dan Muhammad Israf.

    Selanjutnya, Fitriani Nasis alias Fitri; Jamila; Reza; Irawati; Yukati Wahab; Muhammad Rusdi Syair; Hj Sitti Haisa; Sultan; Beddu; Eka Mustika; Putri Aliyani; Zaskia; Ahmad Yani; Eka Arisandi; Muhammad Isra; Anti; Asni; Tasdin; Sriyani; Haryono; Jamaludin Syam; Bunga; Samir; dan Romi. "Sisanya, empat jenazah yang belum dikenali tetap dikubur, tapi sebelumnya sudah diambil sampel data DNA-nya," tutur Sunarto.

    Hingga hari ke-10 operasi SAR KM Marina di Teluk Bone, 106 dari 118 penumpang dan awak kapal nahas itu berhasil ditemukan. Rinciannya, 66 meninggal, 40 selamat, dan 12 masih hilang. Kapal Marina Baru 2B bertolak dari Pelabuhan Tobaku menuju Pelabuhan Siwa pada Sabtu, 19 Desember, pukul 11.00 Wita. Dalam perjalanan, kapal yang memuat lebih dari 100 penumpang itu dihantam ombak tinggi dan akhirnya karam.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.