Trompet Berbahan Sampul Al-Quran, Ini Kata Produsennya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lembaran sampul Al-Qur'an sebagai bahan pembuatan terompet. Foto: Istimewa

    Lembaran sampul Al-Qur'an sebagai bahan pembuatan terompet. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Semarang - Perwakilan CV Ashfri Adv, penerima pesanan trompet dari PT Sumber Alfarina Trijaya Tbk, Faris Zulkarnaen, mengaku tak sengaja memproduksi trompet dari bahan baku sampul Al-Quran. Perusahaan di Kota Semarang ini mensubkerjakan produksi trompet tahun baru ini ke seseorang di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

    “Tak ada kesengajaan, kami hanya lalai tak mengecek karena saat dikirim ke Semarang, kami sedang ada di Surabaya,” kata perwakilan CV Ashfri Adv, Faris Zulkarnaen, Selasa, 29 Desember 2015.

    Faris mengaku 14 ribu lebih terompet yang dipesan toko modern Alfamart untuk dijual ke sejumlah gerai di Jawa Tengah, tak semuanya menggunakan sampul Al-Quran. “Hanya beberapa saja, itu pun sudah ditarik semua,” kata Zulkarnaen.

    Baca: 2,3 Ton Sampul Quran Bahan Terompet Disita Polisi

    Menurut dia, pemesanan oleh Alfamart dilakukan pada November 2015 dan mulai didistribusikan pada 4 Desember 2015. Sedangkan trompet yang diketahui menggunakan sampul Al-Quran baru diketahui oleh perusahaannya saat dipanggil Kepolisian Resor Kendal pada Ahad, 27 Desember 2015.

    “Artinya hanya sebagian yang beredar dengan lafaz Quran. Karena trompet juga dilapisi kertas minyak,” kata Zulkarnaen. Dia menyatakan permohonan maaf secara terbuka bila produksi trompet yang melibatkan perusahaannya menyinggung sejumlah masyarakat. “Kekeliruan ada di bagian produsen, kami juga dirugikan dengan munculnya trompet itu,” katanya.

    CV Ashfri Adv telah menjelaskan ke kepolisian saat dimintai keterangan ketika ada pengaduan publik. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Liliek Darmanto menyatakan masih mendalami temuan terompet dari bahan sampul Al-Quran itu. Saat ini sudah terdapat lebih dua orang dimintai keterangan.

    EDI FAISOL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.