Anggota DPR Herman Hery Dilaporkan Polisi ke Polisi, Kenapa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Herman Hery menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa KPK, Jakarta, (31/8). Herman Hery di periksa sebagai saksi terkait kasus pengadaan dan pemasangan SHS Solar Home System di Kementrian ESDM. ANTARA/Reno Esnir

    Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Herman Hery menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa KPK, Jakarta, (31/8). Herman Hery di periksa sebagai saksi terkait kasus pengadaan dan pemasangan SHS Solar Home System di Kementrian ESDM. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat, Herman Hery, menolak berkomentar atas laporan Kepala Subdirektorat 2 Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Ajun Komisaris Besar Albert Neno ke Polda NTT. Herman dilaporkan oleh Albert pada Sabtu kemarin atas tuduhan mengancam dan memfitnah yang diduga dilakukan oleh Herman kepada Albert.

    "Saya sedang di Singapura, merawat orang tua saya yang sakit. Kalau saya sudah di Jakarta, anda bisa kontak saya lagi," kata politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut saat dihubungi pada Senin, 28 Desember 2015.

    Herman mengaku belum mengetahui secara jelas mengenai laporan yang dibuat oleh Albert tersebut. "Saya tidak mau menanggapi karena saya ingin mengurus orang tua saya dulu. Lagian kasusnya kan juga bukan saya korupsi atau saya maling, bukan kasus papa minta saham," ujar Herman.

    Menurutnya, laporan tersebut juga hanyalah laporan sepihak. Ia pun mengatakan, belum tentu dirinyalah yang menelepon dan memaki-maki Albert. "Katanya saya memaki orang. Belum tentu juga kan saya yang memaki, saya yang menelepon. Bisa saja ngaku-ngaku. Saya tidak mau bicara sekarang," katanya menambahkan.

    Sabtu kemarin, Albert melaporkan seseorang yang mengaku bernama Herman Hery ke Polda NTT karena telah memfitnah dan mengancamnya pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WITA. Fitnah dan ancaman itu dilakukan oleh orang tersebut menggunakan nomor telepon 0811198xxx, nomor yang sama yang dihubungi oleh Tempo untuk meminta konfirmasi dari Herman Hery.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.