Ridwan Kamil: Tidak Boleh Ada Trotoar Pakai Paving Blok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan duduk di kursi jalur pedestrian yang nyaman di Jalan RE Martadinata, Bandung, 28 Desember 2015.  TEMPO/Prima Mulia

    Wisatawan duduk di kursi jalur pedestrian yang nyaman di Jalan RE Martadinata, Bandung, 28 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2016, pemerintah Kota Bandung akan mengganti trotoar di 10 ruas jalan di Kota Bandung dengan batu granit dan beton berpola.

    "Anggarannya Rp 17 miliar. Rencananya ada bantuan dari Pemprov Jawa Barat Rp 50 miliar," kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di sela peresmian trotoar granit Jalan Riau, Kota Bandung, Senin, 28 Desember 2015.

    Ridwan Kamil menambahkan, di Kota Bandung, kelak tidak ada lagi trotoar menggunakan paving blok yang tiap tahun harus diganti dan diperbaiki sehingga memakan banyak anggaran.

    "Paving blok sudah enggak boleh lagi di Kota Bandung. Harus dengan granit yang sudah standar internasional atau beton berpola seperti di Jalan Dalemkaum," ujar Ridwan Kamil.

    Proyek perbaikan trotoar yang akan dikerjakan dalam waktu dekat adalah di kawasan Dago mulai Jalan Merdeka hingga Pasar Simpang Dago.

    "Granit-granit akan dipasang di jalan protokol. Kalau jalan nonprotokol pakai beton berpola," ucap Ridwan Kamil.

    Sebanyak 10 ruas jalan yang trotoarnya akan diperbaiki bakal mengikuti model seperti di Jalan Riau, yang kini sudah terlihat cantik dengan lima jenis aksesori dan ornamen, yakni lampu-lampu bergaya klasik, bangku-bangku kayu klasik, bola-bola batu sebagai pengaman jalan, tempat sampah unik, dan pot-pot bunga.

    "Akan merata ke seluruh wilayah Kota Bandung. Tapi tentunya tetap pusat dulu sebagai daerah yang kunjungan manusianya paling tinggi," kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil berharap, dengan mempercantik trotoar, para wisatawan yang datang ke Bandung tidak lagi mengandalkan kendaraan pribadi.



    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.