PKB Minta Menteri Pemberdayaan Perempuan Dicopot  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Yohana Yambise disambut kedatangannya oleh sejumlah anak saat tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 10 Juli 2015. TEMPO/Frannoto

    Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Yohana Yambise disambut kedatangannya oleh sejumlah anak saat tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 10 Juli 2015. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Rencana Presiden Joko Widodo merombak kabinet dengan jalan reshuffle disambut oleh partai-partai politik. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Maman Imanulhaq mengatakan presiden memang perlu melakukan reformasi birokrasi.

    Sebagai anggota Komisi VIII DPR, Maman memandang Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise tak layak dipertahankan sebagai menteri.

    Simak: Reshuffle Kabinet Jokowi

    Maman menilai Yohana tidak punya kompetensi dalam bidang perempuan dan perlindungan  anak. Menurutnya, wawasan dan kemampuan menteri Yohana amat minim. “Kebijakannya kalah sama Komnas Anak, padahal dia menteri,” ujar Maman, Senin, 28 Desember 2015.

    Meski demikian, kata Maman, PKB menyerahkan semua keputusan soal reshuffle kepada Presiden Joko Widodo. Dia mendukung menteri-menteri biang kegaduhan diganti saja. “Seperti yang disuarakan teman-teman PDIP,” kata dia.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.