Kaleidoskop 2015: Sosok Tuhan Beranak 2 yang Menghebohkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tukang kayu bernama tuhan. Tempo/Ika Ningtiyas

    Tukang kayu bernama tuhan. Tempo/Ika Ningtiyas

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Ayah beranak dua itu barangkali tidak pernah mengira bakal seterkenal begini. Hanya lantaran bernama "Tuhan", dia mendadak menjadi buruan awak media sepanjang Agustus 2015. Wajah pria asal banyuwangi, Jawa Timur ini terus bermunculan di stasiun televisi, media cetak dan online serta media sosial.

    BACA: Heboh Nama Tuhan, Pria Ini Mendadak Terkenal dan Diburu Media

    Asal-muasal geger nama Tuhan itu bermula dari media sosial Facebook. Sekitar pertengahan Agustus 2015, salah seorang netizen--penduduk jagat maya--mengunggah KTP Tuhan dengan tambahan kalimat yang mengundang tawa sekaligus rasa penasaran: “Teori Januari Christi terbantah... Tuhan ada di Banyuwangi!!”

    Postingan itu akhirnya ramai di media sosial. Meski demikian suami dari Husnul Khotimah ini tak tahu persis mengapa baru kali ini namanya menyita perhatian publik. Siapa yang memotret KTP dan mengunggahnya di Facebook pria berusia 42 tahun itu juga tak kenal. Dunia Tuhan memang tak akrab dengan Internet.

    BACA: Ada Tuhan di Banyuwangi, Kini Heboh Ada Nabi di Mataram!

    Setelah Tuhan, selama Agustus 2015 muncul fenomena nama unik lainnya. Di Palembang, misalnya, ada pria bernama Saiton. Ada juga nama Nabi di Dusun Timur, Kabupaten Pamekasan. Yang terakhir dan tak kalah ramai, munculnya nama Allah Husomat, pria 28 tahun, Kabupaten asal Musirawas, Sumatera Selatan.

    Kehebohan nama Tuhan ikut mengundang komentar para pemuka agama. Ketua Umum MUI Jawa Timur Abdusshomad Bukhori menganjurkan agar Tuhan dan Saiton untuk segera mengganti namanya. Pun Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj menganjurkan hal yang sama. "Nama Tuhan dan Saiton tidak etislah," kata Said.

    BACA: Datang ke Jakarta, Ini Alasan Tuhan Tak Mau Mengubah Nama

    Kendati namanya terus dipersoalkan, Tuhan enggan mengubah namanya. "Itu nama dari orang tua, masak diganti," ujar Tuhan ketika berkunjung ke Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2015. Tuhan memahami namanya menjadi kontroversi. Namun ia merasa tak ada masalah dengan namanya. "Salahnya apa punya nama Tuhan?"

    TIM TEMPO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.