BNN Surabaya Pantau Eks Lokalisasi Dolly Menjelang Tahun Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi razia narkoba BNN. TEMPO/Fahmi Ali

    Ilustrasi razia narkoba BNN. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.COSurabaya - Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya memaksimalkan fungsi kader untuk melakukan kegiatan pencegahan menjelang perayaan tahun baru. Beberapa daerah yang akan menjadi fokus perhatian di antaranya eks kawasan lokalisasi Dolly. 

    "Karena selalu ada euforia pada tahun baru, untuk itu kami akan lakukan peningkatan kegiatan," kata Suparti, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya, Sabtu, 26 Desember 2015. 

    Suparti menjelaskan, BNN Kota Surabaya merekrut mahasiswa di beberapa perguruan tinggi di Surabaya sebagai kader. Fungsinya untuk melakukan kegiatan antinarkoba di tengah permukiman atau kampung. 

    "Mereka di antaranya menyelenggarakan futsal, nonton bareng, masak bersama ibu-ibu di lokal area," ujarnya. 

    Kegiatan tersebut sekaligus dimaksudkan untuk mengakrabkan BNN Kota Surabaya dengan masyarakat. Suparti berharap dekatnya BNN kepada masyarakat akan memudahkan BNN menanggulangi narkoba. "Nanti, kalau mereka menemukan pengguna atau pengedar, tidak segan hubungi kita," tutur Suparti.

    Menjelang tahun baru, Suparti menambahkan, BNN Kota Surabaya akan fokus di empat titik rawan. Titik-titik itu adalah eks kawasan lokalisasi Dolly, Semampir, Gubeng, dan Rungkut. Adapun untuk razia, BNN Surabaya akan melakukan kerja sama dengan BNN Jawa Timur dan pemerintah kota setempat. 

    Surabaya merupakan kota dengan peredaran narkoba paling rawan di Jawa Timur. Sedangkan Jawa Timur merupakan provinsi tertinggi kedua setelah Jawa Barat yang rawan peredaran narkoba. 

    SITI JIHAN SYAHFAUZIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.