Kader PAN Aktif Suarakan Reshuffle Kabinet, Apa Targetnya?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Widodo bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan, melakukan pertemuan tertutup, di Rumah Dinas Gubernur, Jakarta, 13 Oktober 2014. Pertemuan tersebut membahas rencana mekanisme pengambilan sumpah dan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang.TEMPO/Imam Sukamto

    Joko Widodo bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan, melakukan pertemuan tertutup, di Rumah Dinas Gubernur, Jakarta, 13 Oktober 2014. Pertemuan tersebut membahas rencana mekanisme pengambilan sumpah dan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang.TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan test the water terkait dengan isu reshuffle Kabinet Kerja jilid II. Kader PAN menyebut, Jokowi bakal mengganti beberapa menteri.

    "PAN memutuskan bergabung dengan partai pendukung pemerintah agar Jokowi mendapatkan energi baru dalam koalisi partai dan dapat melakukan konsolidasi politik dengan lebih cepat," kata Ketua Fraksi PAN Mulfachri, Sabtu, 26 Desember 2015.

    Menurut Mulfachri, dengan adanya konsolidasi yang cepat, akan tercipta stabilitas politik. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia.

    Mulfachri mengatakan apabila Jokowi menganggap kader PAN memiliki kualitas mumpuni dan menempatkannya di Kabinet Kerja, hal tersebut merupakan suatu hal yang biasa terjadi. "As usual business politic lah, biasa saja," katanya.

    Mulfachri mengatakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan telah berkomunikasi dan beberapa kali bertemu dengan Jokowi.

    Kemarin, Ketua DPP PAN Aziz Subekti mengklaim mendapatkan informasi siapa saja menteri yang akan dicopot Jokowi.

    Menurut dia, Jokowi akan mencopot Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan akan digantikan dengan Taufik Kurniawan, kader PAN yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPR.

    Sementara itu, kader PAN yang saat ini menjadi anggota Komisi Kependudukan dan Kesehatan DPR, Asman Asnur, akan menggantikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Siti sendiri merupakan salah satu kader Partai NasDem.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.