JK Siang Ini Kunjungi Dua Kilang Minyak di Tuban dan Bojonegoro  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Blok Cepu, Bojonegoro. TEMPO/Mahanizar

    Blok Cepu, Bojonegoro. TEMPO/Mahanizar

    TEMPO.CO, Bojonegoro - Wakil Presiden Yusuf Kalla dijadwalkan mengunjungi kilang minyak berskala besar milik Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kabupaten Tuban dan sumur minyak Blok Cepu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu, 26 Desember 2015.

    Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Tuban Teguh Setyobudi mengatakan kunjungan JK diawali ke TPPI Tuban di Desa Remen, Kecamatan Jenu, sekitar 17 kilometer dari Kota Tuban.

    Kemudian pukul 11.00 WIB, rombongan JK menuju sumur minyak Banyuurip di Blok Cepu di Kecamatan Gayam, sekitar 30 kilometer dari Kota Bojonegoro.

    JK juga akan ke Jombang meninjau sebuah pabrik gula. JK akan singgah di Pondok Pesantren Tebuireng, di Kabupaten Jombang, menghadiri haul Gus Dur. “Jadwal kunjungannya padat,” kata Teguh kepada Tempo, Sabtu, 26 Desember 2015.

    Menurut Teguh, Bupati dan Wakil Bupati Tuban, Fatkhul Huda dan Noor Nahar, sudah mempersiapkan laporan potensi daerahnya. Selain kilang TPPI, di Tuban juga terdapat beberapa industri berskala nasional. Di antaranya pabrik Semen Indonesia, dan juga semen Holchim.

    Selain itu, Tuban juga dijadikan jalur terakhir pengiriman minyak mentah milik Blok Cepu melalui jalur pipa sepanjang 73 kilometer dan ditampung di kapal tangker lepas pantai di Palang, Tuban. ”Posisi Tuban dalam masalah industri tentu penting,” ujar Teguh.

    Selama melakukan kunjungan kerja, JK menggunakan helikopter guna mempermudah perjalanan. JK akan memantau langsung proses produksi di dua kilang minyak berskala besar itu.

    Juru bicara TPPI Tuban, Tinoto, menjelaskan JK akan melihat langsung persiapan produksi bahan bakar minyak (BBM) berupa Premium, Pertamax, dan Pertalite sebesar 300 ribu barel per hari.

    Rombongan JK kemudian berkeliling di beberapa unit kilang di areal TPPI seluas sekitar 260 hektare. Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke pelabuhan sebelah barat. “Jadwalnya lebih untuk pengecekan produksi,” ucap Tinoto kepada Tempo, Sabtu, 26 Desember 2015.

    SUJATMIKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.