Ketika OC Kaligis Merayakan Natal di Gedung KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tahanan KPK OC Kaligis (kiri), Rinelda Bandaso (kedua kiri), Antonius Bambang Djatmiko (ketiga kiri), Iranius Adi (keempat kiri) dan Rudyanto (kelima kiri) mengikuti Misa Natal di Gedung KPK, Jakarta, 25 Desember 2015. ANTARA FOTO

    Tahanan KPK OC Kaligis (kiri), Rinelda Bandaso (kedua kiri), Antonius Bambang Djatmiko (ketiga kiri), Iranius Adi (keempat kiri) dan Rudyanto (kelima kiri) mengikuti Misa Natal di Gedung KPK, Jakarta, 25 Desember 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil tahanan berwarna hitam tiba di halaman gedung Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat, 25 Desember 2015, sekitar pukul 12.50 WIB. Keluar seorang pria berpenampilan necis dengan jas hitam dan dasi berwarna biru.

    Para pemburu berita langsung berebut mendekati Otto Cornelis (OC) Kaligis, pria dengan dandanan rapi jali itu. "Ya hari ini saya berkumpul di sini dengan anak-anak saya," katanya.

    OC Kaligis yang baru divonis 5,5 tahun penjara atas kasus suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan itu hendak merayakan Natal yang digelar di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. OC Kaligis datang dari selnya di Rumah Tahanan Guntur.

    Baca: OC Kaligis Divonis 5,5 Tahun Penjara

    Ia bersama empat tahanan korupsi lainnya melakukan kebaktian di ruang konferensi pers KPK yang disulap menjadi semacam tempat ibadah lengkap dengan hiasan pohon Natal.

    Pendeta yang memimpin jalannya ibadah adalah Freddy Tobing dari Yayasan Alika. OC Kaligis sempat mengeluhkan kepada awak media perihal tidak diperbolehkannya keluarga besarnya ikut kebaktian bersama-sama. "Koornya (paduan suara) aja enggak boleh masuk."

     

    Setelah itu ia memperlihatkan sebuah surat yang ditandatangani 15 tahanan KPK, di antaranya Suryadharma Ali dan M. Nazaruddin, yang memprotes karena saat libur Maulid Nabi, keluarga mereka tak boleh berkunjung.

    Bagi OC Kaligis, Natal memiliki pesan damai kepada seluruh umat manusia yang berkehendak baik. Ia juga tak merasa ada perbedaan perayaan Natal tahun ini dan tahun sebelumnya.

    Beberapa staf dan anggota keluarganya tampak mondar-mandir beberapa kali, sambil membawa bungkusan yang bertuliskan nama toko kue dan makanan yang ada di Jakarta.

    OC Kaligis akhirnya bisa bertemu dengan keluarga besarnya seusai kebaktian di kantin kejujuran KPK. Di sana ia berpelukan, mencium, dan berfoto-foto bersama anggota keluarga besarnya yang telah menunggunya.

    Tampak pula artis Velove Vexia yang juga anak dari OC Kaligis datang membawa hadiah. Velove, yang datang dengan mengenakan baju berwarna hijau, mengatakan hanya membawa sandal jepit untuk ayahnya. "Hadiah Christmas aja sih," ucap Velove.

    Setelah merayakan Natal bersama keluarga besarnya, OC Kaligis keluar dari KPK karena harus kembali ke Rutan Guntur tempatnya ditahan. Saat itu sempat berkelakar bahwa ia sudah ditunggu mobil Ferrari. "Ferrari saya sudah nunggu." Ferrari yang dimaksud adalah mobil tahanannya.

    Harapan OC Kaligis di hari Natal ini adalah kebebasan dirinya pada tahun ini. Ia juga bercita-cita meninggalkan dunia advokat yang telah membesarkan namanya untuk menjadi seorang wartawan. "Udah diterima jadi wartawan di luar negeri," katanya.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.