11 Tahun Tsunami, Ridwan Kamil ke Aceh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung Ridwan Kamil (ketiga kanan) bersama Ketua Panitia Daerah Jabar Expedisi Kapsul Waktu Indra Perwira (kedua kiri) membawa Kapsul Waktu di Bandung, Jawa Barat, 1 November 2015. Kapsul Waktu merupakan kumpulan mimpi dan harapan anak-anak bangsa dari Sabang sampai Merauke yang akan dibuka pada 70 tahun mendatang atau 2085. ANTARA FOTO

    Walikota Bandung Ridwan Kamil (ketiga kanan) bersama Ketua Panitia Daerah Jabar Expedisi Kapsul Waktu Indra Perwira (kedua kiri) membawa Kapsul Waktu di Bandung, Jawa Barat, 1 November 2015. Kapsul Waktu merupakan kumpulan mimpi dan harapan anak-anak bangsa dari Sabang sampai Merauke yang akan dibuka pada 70 tahun mendatang atau 2085. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Banda Aceh – Memperingati sebelas tahun musibah gempa bumi dan tsunami Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh akan menggelar seminar nasional pembangunan berkelanjutan di gedung AAC Dayan Dawood, Sabtu, 26 Desember 2015. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi salah satu pemateri.

    Selain Ridwan Kamil, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Rektor Universitas Syiah Kuala juga tampil sebagai pembicara. “Seminar berkaitan dengan tsunami, soal kebencanaan dan Banda Aceh menuju kota tangguh,” kata Kepala Humas Kota Banda Aceh Marwan kepada wartawan. 

    Menurut dia, sebagai rangkaian acara peringatan sebelas tahun tsunami, juga akan digelar Pameran Foto Tsunami di Museum Tsunami Aceh, 26-27 Desember 2015. “Pada malam harinya di tempat yang sama, juga akan digelar launching dan bedah buku Civilization of Light karya Bedu Sani,” katanya.

    Sementara pada Sabtu pagi, Wali Kota Illiza bersama Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Kepala SKPK juga berencana berziarah ke Kuburan Massal Ulee Lheue. Ridwan Kamil juga direncanakan mengikuti sejumlah rangkaian acara tersebut.

    Ridwan Kamil mempunyai hubungan dekat dengan tsunami Aceh. Museum Tsunami di Blang Padang yang menjadi kebanggaan Kota Banda Aceh, dirancang Ridwan Kamil dulunya. Museum tersebut menjadi tujuan wisata wajib di Aceh saat ini.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.