Jemaat GKI Yasmin di Bogor Gelar Misa Natal tanpa Gereja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jemaah GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia kembali beribadah di depan Istana Merdeka, Jakarta, 19 Juli 2015. Mereka meminta pemerintah Jokowi-JK memberikan solusi bagi permasalahan tempat ibadah mereka. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Jemaah GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia kembali beribadah di depan Istana Merdeka, Jakarta, 19 Juli 2015. Mereka meminta pemerintah Jokowi-JK memberikan solusi bagi permasalahan tempat ibadah mereka. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Bogor - Puluhan anggota jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin menggelar ibadah misa malam Natal 2015 di rumah salah satu anggota jemaat dan pengurus gereja GKI Yasmin di Perumahan Curug Permai, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis malam, 24 Desember 2015.

    "Ada sekitar 70 anggota jemaat GKI Yasmin yang melangsungkan peribadatan malam Natal di rumah salah seorang jemaat," kata juru bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging.

    Dia berujar, ibadah malam Natal yang dilaksanakan di rumah milik Kasmiran ini dipimpin Pendeta Stephen Suleeman dari GKI. "Ibadah Natal untuk besok siang rencananya akan kami laksanakan bersama dengan jemaat HKBP Filadelfia, Bekasi, di seberang Istana Merdeka, Jakarta," ucap Bona.

    Sementara itu, Pendeta Stephen Suleeman dalam risalahnya menyatakan Natal merupakan peristiwa saat Tuhan menyapa mereka yang dipinggirkan, dilemahkan, dan ditinggalkan. Natal adalah peristiwa saat malaikat Tuhan menyapa gembala yang miskin, bau, dan dihindari. "Malaikat tidak menyapa penguasa negara saat itu, tapi kita di sini," ujarnya.

    Pendeta Stephen pun mendoakan bangsa, terutama bagi semua kelompok masyarakat di Indonesia yang dipinggirkan. "Bagi masyarakat Ahmadiyah, Syiah, dan semua yang dipinggirkan karena keyakinannya yang dianggap berbeda dari yang diyakini mayoritas, biarlah kiranya Tuhan beserta mereka selalu," tuturnya.

    M. SIDIK PERMANA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.