2016, Ridwan Kamil Bangun 3 Creative Centre

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak membawa angklung saat akan ikut serta dalam peringatan Angklung's Day 2015 di Bandung, Jawa Barat, 21 November 2015. Acara main angklung massal ini menjadi salah satu upaya pelestarian angklung sebagai warisan budaya dunia yang diakui Unesco. TEMPO/Prima Mulia

    Anak-anak membawa angklung saat akan ikut serta dalam peringatan Angklung's Day 2015 di Bandung, Jawa Barat, 21 November 2015. Acara main angklung massal ini menjadi salah satu upaya pelestarian angklung sebagai warisan budaya dunia yang diakui Unesco. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung- Pemerintah Kota Bandung berupaya mewujudkan predikat Kota Bandung sebagai jaringan kota kreatif (Creative Cities Network) dalam Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization- UNESCO) pada 2016.

    Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan adalah membangun tiga pusat kreatifitas (creative centre). "Kita akan bikin tiga creative centre sekaligus. Belum pernah dilakukan kota lain di Indonesia," kata Ridwan Kamil di Simpul Space Bandung Creative Citi Forum, Jalan Taman Cibeunying, Kota Bandung, Kamis 24 Desember 2015.

    Lokasi creative centre yang pertama akan di bangun di Jalan Laswi. Yang kedua akan menggunakan fasilitas gedung Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jalan Braga. "Satu lagi 7 hektar di Jalan Anyar Kiaracondong. Itu tanah PGN juga. Di sana namanya inovation center ada mesin laser untuk motong besi dan mesin-mesin mahal yang tidak mungkin bisa dibeli individu. Jadi bisa buat prototipe apa saja di sana," katanya.

    Untuk tiga creative centre tersebut, Pemkot Bandung telah menyiapkan dana lebih dari Rp 30 miliar dari APBD Kota Bandung. "Nantinya dikelola sama Dinas Industri dan perdagangan karena tujuannya melahirkan perdagangan dan ekonomi produk-produk orang Bandung. Kalau di lokasi milik PGN sebagian pakai APBD," ujarnya.

    Langkah lainnya yang akan dilakukan Pemkot Bandung untuk konsisten menjadi kota kreatif Unesco adalah dengan membangun pasar barang-barang kreatif. "Pasar yang paling dekat adalah pasar Kosambi akan dijadikan pasar kreatif," tandasnya. 

    PUTRA PRIMA PERDAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.