FPI Geruduk Mal, Ini Tuntutan Mereka Soal Atribut Natal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah massa dari Ormas Front Pembela Islam (FPI) mendatangi kediaman dubes Myanmar untuk membahas sejumlah muslim Rohingnya yang di bunuh serta dianiaya di Myanmar, Jakarta, (3/5). TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah massa dari Ormas Front Pembela Islam (FPI) mendatangi kediaman dubes Myanmar untuk membahas sejumlah muslim Rohingnya yang di bunuh serta dianiaya di Myanmar, Jakarta, (3/5). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Menjelang Natal dan tahun baru, belasan aktivis Front Pembela Islam (FPI) berkeliling mendatangi mal-mal besar di Surabaya. Mereka mengendarai sepeda motor dan berorasi sebentar di depan mal, dimulai dari Mal Galaxy di kawasan Surabaya Timur. FPI juga mengajak umat Islam tidak mengucapkan, mengikuti, dan menggunakan atribut-atribut Natal dan tahun baru.

    "Kami mengimbau pihak mal tidak memaksa pegawainya menggunakan atribut Natal bagi yang beragama Islam karena dilarang berdasarkan fatwa MUI maupun imam empat mazhab," kata seorang anggota FPI di depan Tunjungan Plaza, Rabu, 23 Desember 2015.

    Sekretaris FPI Jawa Timur Muhammad Khairudin mengungkapkan, aksi itu dilakukan agar manajemen perusahaan tenant di mal tidak memaksa karyawannya yang muslim. Menurut dia, toleransi dalam Islam adalah tidak turut merayakan atau mengenakan atribut Natal.

    "Berdasarkan mazhab Hanafi juga melarang karena bisa termasuk murtad. Kami ingin menyelamatkan umat Islam dari pemurtadan,” ujarnya.

    Pihaknya, kata dia, menegaskan bahwa aksi kali ini bukan sweeping atau razia yang mengarah ke anarkisme. Mereka tak masuk dan menyusuri tiap tenant, melainkan hanya berhenti di depan pintu masuk dan melakukan orasi. “Kami datang dengan santun,” tuturnya.

    FPI, kata Khairudin, mengaku berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait dengan aksi tersebut. Namun, jika pihaknya mendapat laporan adanya pemaksaan oleh mal tertentu, ia siap datang dengan membawa jumlah anggota yang lebih besar lagi.

    Setelah berorasi di Mal Galaxy, rombongan sepeda motor relawan FPI melanjutkan aksi ke mal-mal lain. Di antaranya Grand City, Delta Plaza, Tunjungan Plaza, Ciputra World, dan berakhir di Lenmarc.

    ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.