Abu Bromo Guyur 28 Desa di Lumajang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Bromo menyemburkan material vulkanis terlihat dari Pos Pantau Pengamatan Gunung Api Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, 18 Desember 2015. Gunung yang menjadi salah satu tujuan wisata favorit wisatawan di Probolinggo ini sempat memuntahkan abu hingga ketinggian 1.500 meter. ANTARA/Zabur Karuru

    Gunung Bromo menyemburkan material vulkanis terlihat dari Pos Pantau Pengamatan Gunung Api Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, 18 Desember 2015. Gunung yang menjadi salah satu tujuan wisata favorit wisatawan di Probolinggo ini sempat memuntahkan abu hingga ketinggian 1.500 meter. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.COLumajang - Arah angin ke timur dan tenggara mengembuskan abu Gunung Bromo menuju Kabupaten Lumajang, Rabu, 23 Desember 2015. Hal ini mengakibatkan 28 desa di tiga kecamatan diguyur hujan abu vulkanis yang merupakan bagian dari fase erupsi Gunung Bromo.     

    Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Ribowo mengatakan ada tiga kecamatan yang terkena dampak abu Bromo menyusul arah angin yang bergerak ke Lumajang. Ketiganya adalah Kecamatan Gucialit, Senduro, dan Pasrujambe. Di Kecamatan Senduro, terdapat 12 desa, di Gucialit 9 desa, dan di Pasrujambe ada 7 desa yang terpapar abu itu. "Paling parah adalah Desa Argosari dan Desa Ranupane," ujarnya. 

    Guyuran abu Bromo ini sangat dirasakan warga desa yang terkena dampak. "Pengendara sepeda motor terganggu dampak abu Bromo ini," tuturnya. Pihak BPBD Lumajang, sejak dua pekan lalu, telah membagikan 2.500 masker ke masing-masing desa yang terkena dampak paling parah. BPBD Lumajang masih memiliki 27 ribu masker yang siap disebarkan jika diperlukan. 

    Pos PGA Bromo mencatat gempa vulkanik terjadi satu kali mulai dinihari hingga pukul 06.00. Gempa terjadi (VA) pada amplitudo maksimum 34 milimeter s-p 1 detik dan lama gempa 12 detik sekitar pukul 01.00. Sedangkan untuk tremor tercatat dengan amplitudo maksimum 4-30 milimeter dan dominan 9 milimeter.

    Secara visual, Bromo tampak jelas dan kadang berkabut. Asap yang keluar dari kawah berwarna kelabu dan kecokelatan sedang hingga tebal, dengan tekanan sedang hingga kuat. Ketinggian asap berkisar 900 meter dari puncak atau 3.229 meter di atas permukaan laut. Asap mengarah ke timur dan tenggara atau mengarah ke Lumajang. Kendati demikian, status aktivitas vulkanis Gunung Bromo masih tetap di level III atau siaga. 

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.