Jokowi Pertimbangkan Rekomendasi Pansus Pelindo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, Richard Joost Lino (kiri) berbincang dengan Tumpak Hatorangan Panggabean (kanan) dalam rapat dengar pendapat umum dengan Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 4 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, Richard Joost Lino (kiri) berbincang dengan Tumpak Hatorangan Panggabean (kanan) dalam rapat dengar pendapat umum dengan Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 4 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Istana sudah menerima surat rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II. Rekomendasi itu sudah dibaca Presiden Joko Widodo.

    "Karena putusan itu telah sampai dan tentunya sekarang Presiden dan Wakil Presiden yang mempunyai kewenangan sedang mempertimbangkan itu," kata Pramono di Istana Negara, Rabu, 23 Desember 2015. "Bagaimana dengan hal itu ke depan, tentunya pertimbangnya itu akan dilakukan."

    Presiden, menurut Pramono, sangat menghargai hubungan antarlembaga Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah. Pramono mengatakan Presiden akan membaca dengan cermat dan teliti dalam memberikan pertimbangan terhadap rekomendasi Pansus itu.

    "Tapi yang jelas secara resmi surat itu sudah dikirim oleh DPR ke Presiden," kata Pramono.

    Sebelumnya, Pansus Pelindo memberikan beberapa rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo. Rekomendasi itu isinya, antara lain meminta Presiden untuk memecat Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dari jabatannya. Juga memecat Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.