Jokowi Lantik 10 Dubes Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dubes Indonesia untuk Republik Federal Jerman Fauzi Bowo (tengah) mengikuti acara pelantikan 14 dubes baru yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/12). ANTARA/Andika Wahyu

    Dubes Indonesia untuk Republik Federal Jerman Fauzi Bowo (tengah) mengikuti acara pelantikan 14 dubes baru yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/12). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo akan melantik calon duta besar Indonesia untuk beberapa negara sahabat di Istana Negara pada Rabu, 23 Desember 2015. Pelantikan dubes ini dilakukan setelah Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi masalah luar negeri menetapkan 32 kandidat calon duta besar negara sahabat.

    Berdasarkan informasi dari Biro Kepresidenan, ada 10 calon dubes yang akan dilantik. Mereka adalah calon Dubes Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesakapuja; calon Dubes Indonesia untuk Qatar, Basri Sidehabi; calon Dubes Republik Panama merangkap Honduras, Kosta Rika, dan Nikaragua, Budhy Santoso; calon Dubes Senegal merangkap Cago Verde, Republik Gambia, Republik Guinea Bissau, Republik Mali, Republik Pantai Gading, dan Republik Sierra Leone, Mansyur Pangeran.

    Kemudian Dubes untuk Kesultanan Oman, Musthofa Taufik Abdul Latief; Dubes untuk Kerajaan Swedia merangkap Latvia, Raden Bagas Hapsoro; Duta Besar untuk Singapura , I Gede Ngurah Swajaya; Dubes Indonesia untuk Kerajaan Inggris merangkap Irlandia dan International Maritime Organization, Rizal Sukma.

    Selanjutnya, Dubes untuk Republik Sosialis Vietnam, Ibnu Hadi serta Dubes atau Wakil Tetap RI untuk PBB dan organisasi internasional lainnya di New York, Dian Triansyah Djani. Mengenai rencana pelantikan sejumlah dubes teraebut, sampai siang ini belum ada pengumuman secara resmi dari Presiden Jokowi maupun pihak Istana.

    ADVERTISEMENT

    REZA ADITYA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.