Jokowi Lantik Rizal Sukma dan 9 Dubes Negara Sahabat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bertemuPM Norwegia Erna Solberg di penghujung hari pertama pertemuan Leaders' Event COP 21, 30 November 2015. Foto : Staf Kepresidenan

    Presiden Jokowi bertemuPM Norwegia Erna Solberg di penghujung hari pertama pertemuan Leaders' Event COP 21, 30 November 2015. Foto : Staf Kepresidenan

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari ini, Presiden Joko Widodo melantik calon duta besar Indonesia untuk beberapa negara sahabat. Pelantikan ini dilakukan setelah Komisi Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat beberapa waktu yang lalu melakukan penetapan pertimbangan terhadap 32 kandidat calon duta besar negara sahabat.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh Biro Kepresidenan, Rabu, 23 Desember 2015, ada sepuluh calon duta besar yang akan dilantik, termasuk mantan Direktur Eksekutif CSIS Rizal Sukma sebagai Duta Besar Inggris.

    Mereka yang akan dilantik itu adalah calon Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesakapuja; calon Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Basri Sidehabi; calon Duta Besar Republik Panama merangkap Honduras, Kosta Rika, dan Nikaragua, Budhy Santoso; serta Duta Besar Senegal merangkap cago Verde, Republik Gambia, Republik Guinea Bissau, Republik Mali, Republik Pantai Gading, dan Republik Sierra Leone Mansyur Pangeran.

    Kemudian ada Duta Besar Kesultanan Oman Musthofa Taufik Abdul Latief, Duta Besar Kerajaan Swedia merangkap Latvia Raden Bagas Hapsoro, Duta Besar Singapura I Gede Ngurah Swajaya, Duta Besar Kerajaan Inggris merangkap Irlandia dan International Maritime Organization Rizal Sukma, Duta Besar Republik Sosialis Vietnam Ibnu Hadi, serta Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB dan organisasi internasional lainnya di New York, Dian Triansyah Djani.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.