Fahri Hamzah Dicopot? Begini Pernyataan Presiden PKS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, selaku Ketua Rapat saat memimpin Rapat Paripurna ke-12 MP II TS 2015-2016 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 8 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, selaku Ketua Rapat saat memimpin Rapat Paripurna ke-12 MP II TS 2015-2016 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 8 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman menanggapi adanya kabar pencopotan salah satu kadernya, Fahri Hamzah, dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Ia mengatakan saat ini tengah ada evaluasi di tubuh PKS. "Ada evaluasi-evaluasi, dan itu biasa dalam organisasi," ujar Sohibul saat dihubungi Tempo melalui pesan pendek pada Rabu, 23 Desember 2015.

    Sohibul pun enggan menjelaskan lebih jauh mengenai hasil evaluasi para kadernya tersebut yang salah satunya adalah Fahri. "Seperti apa hasilnya, ya pada waktunya publik akan tahu," kata mantan Wakil Ketua DPR periode 2013-2014 tersebut.

    Senin kemarin, beredar kabar bahwa PKS tengah mempertimbangkan penggantian Fahri dari kursi Pimpinan DPR. Menurut Sohibul Iman dalam sebuah acara di DPP PKS, ia mengungkapkan bahwa sedang melakukan evaluasi terhadap kader-kader PKS, termasuk Fahri.

    PKS pun diisukan akan menempatkan Sohibul atau Zulkieflimansyah, anggota Komisi Keuangan DPR sekaligus anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen, untuk menempati jabatan yang akan ditinggalkan Fahri.

    Saat dihubungi kemarin, Wakil Sekretaris Jenderal PKS Mardani Ali Sera pun enggan mengomentari isu pencopotan Fahri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR. Mardani juga enggan menjelaskan kabar mengenai dipanggilnya Fahri ke kantor Dewan Pimpinan Pusat PKS beberapa waktu yang lalu untuk disidang secara internal.

    Saat Tempo mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Zulkieflimansyah, dirinya mengaku belum mendengar kabar tersebut. "Saya sama sekali belum tahu karena saya baru pulang dari Cambodia," katanya.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.