Kecelakaan Kapal Marina, 71 Penumpang Masih Hilang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian menggunakan kapal Basarnas RB 210 di perairan Teluk Bone, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, 22 Desember 2015. Badan SAR Nasional menemukan lagi dua korban kapal motor Marina yang tenggelam di Teluk Bone. TEMPO/Iqbal Lubis

    Tim SAR gabungan melakukan pencarian menggunakan kapal Basarnas RB 210 di perairan Teluk Bone, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, 22 Desember 2015. Badan SAR Nasional menemukan lagi dua korban kapal motor Marina yang tenggelam di Teluk Bone. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.COMakassar - Operasi SAR Kapal Motor Marina 2B yang karam di Teluk Bone kembali dilanjutkan hari ini, Rabu, 23 Desember 2015. Hingga kini, tercatat 47 orang dari 118 penumpang dan awak kapal nahas itu berhasil ditemukan. Termasuk 7 penumpang yang ditemukan meninggal. Adapun 71 penumpang lain masih dinyatakan hilang di Teluk Bone.

    Juru bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Komisaris Besar Frans Barung Mangera, mengatakan penemuan korban Kapal Marina yang terakhir diterima laporannya, yakni di perairan Wotu, Luwu Timur, Selasa, 22 Desember 2015. Ditemukan 4 mayat korban kapal nahas itu yang sudah dievakuasi ke RS I Lagaligo. "Mayat korban KM Marina ditemukan nelayan," tuturnya.

    Wakil Kepala Kepolisian Resor Luwu Timur Komisaris Agus Chaerul membenarkan informasi penemuan 4 mayat di perairan Wotu. Meski begitu, identitas mayat-mayat itu belum dipastikan. Agus menyerahkan ke tim DVI yang nantinya melakukan identifikasi. Keempat mayat itu terdiri atas seorang anak laki-laki, seorang anak perempuan, seorang pria dewasa, dan seorang wanita dewasa.

    Khusus mayat pria dewasa yang ditemukan, Agus menduga adalah penumpang bernama Syahrier Arief, 58 tahun, warga Kabupaten Konawe. Dugaan itu muncul karena pihaknya menemukan tanda pengenal berupa SIM A dan SIM C atas nama itu pada korban. Adapun pada 3 mayat lainnya tidak ditemukan identitas diri. Namun pihaknya yakin ketiganya merupakan korban Kapal Marina karena mendapati pelampung kapal itu di sekitar mereka.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Basarnas dan kepolisian, dari 47 penumpang yang berhasil ditemukan, kebanyakan didapati di perairan Kolaka Utara. Termasuk 3 korban tewas yang paling pertama ditemukan, yakni Firdaus (9 tahun), Mutmainnah (9 bulan), dan Sitti Badriah (50 tahun). Dari puluhan penumpang yang ditemukan itu termasuk Asdar (25 tahun), nakhoda Kapal Marina, yang ditemukan selamat di perairan Palopo.

    Kapal Marina Baru 2B bertolak dari Pelabuhan Tobaku menuju Pelabuhan Siwa pada Sabtu, 19 Desember, pukul 11.00 Wita. Dalam perjalanannya, kapal yang memuat lebih dari seratus penumpang itu dihantam ombak tinggi. Akibatnya, bak mesin kapal itu pecah dan kemasukan air sehingga karam. Nakhoda Kapal Marina sempat mengabarkan cuaca buruk ke pihak syahbandar sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak lantas karam.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.