Amankan Natal, Polisi Jaga Perbatasan Yogyakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Gegana berjaga di halaman Gereja Katedral saat melakukan pengamanan jelang perayaan Natal di Jakarta, 24 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Tim Gegana berjaga di halaman Gereja Katedral saat melakukan pengamanan jelang perayaan Natal di Jakarta, 24 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pihak Kepolisian Resor Kabupaten Gunungkidul menerjunkan sekitar 90 personel untuk mengamankan pelaksanaan Hari Raya Natal tahun ini.

    “Fokus kami saat ini lebih ke wilayah perbatasan, sesuai koordinasi dengan kepolisian DIY,” ujar juru bicara Polres Gunungkidul Inspektur Satu Ngadino, Selasa, 22 Desember 2015.

    Menyusul kabar aksi Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror yang menangkap seorang pria terduga teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu, 19 Desember 2015, Polres Gunungkidul pun sejak akhir pekan lalu langsung menerjunkan personel untuk menjaga dua titik perbatasan sisi timur yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.

    “Kami sudah melakukan pengawasan perbatasan, terutama dengan Kabupaten Klaten dan Wonogiri, juga perbatasan Bantul,” ujar Ngadino. Dari hasil sementara pengawasan kepolisian, dari lalu lintas perbatasan itu pihaknya tak menemukan adanya gejala mencurigakan seperti yang mengarah pada aksi teror.

    “Untuk kasus membawa senjata api atau bahan peledak nihil, kami hanya menemukan pengangkutan minuman keras dan kendaraan bodong dari perbatasan,” ujar Ngadino.

    Polres Gunungkidul menyatakan pada Natal ini ada lima gereja dengan jemaat terbesar yang bakal dipantau lebih ketat dengan melibatkan personel lebih banyak. Dua gereja di Kecamatan Wonosari, dua gereja di Kecamatan Karangmojo, dan satu gereja di Kecamatan Playen. Sedangkan sekitar 102 gereja kategori jumlah jemaat sedikit hingga menengah yang tersebar di 18 Kecamatan Gunungkidul, pengamanan dilakukan melalui kepolisian sektor.

    “Sterilisasi keamanan oleh tim gegana di gereja akan mulai dilakukan sehari sebelum dan jelang perayaan Natal,” ujar Ngadino.

    Adapun Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor DIY Ambar Anto menuturkan, untuk menyambut perayaan Natal kali ini, pihaknya tetap bekerja sama dengan pihak kepolisian dan gereja untuk membantu pengamanan dan kelancaran perayaan.

    “Hanya bedanya tahun ini kami lakukan secara silent, tidak begitu tampak dan hanya sedikit saja yang terbuka,” ujar Ambar. Untuk anggota Ansor yang dilibatkan dalam pengamanan perayaan Natal ini, Ambar menuturkan masih mendiskusikan kebutuhan di tingkat Kabupaten/Kota DIY.

    Kepala Unit Pelaksana Teknis Malioboro Syarif Teguh menuturkan, saat Natal akan berbarengan dengan dimulainya puncak kepadatan liburan di Yogyakarta karena mendekati akhir pekan.

    “Pengamanan di kawasan Malioboro mulai Natal sudah diturunkan full tim dengan jumlah 150 personel gabungan,” ujar Syarif.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.