Begini Kondisi Nakhoda KM Marina Saat Ditemukan di Teluk Bone  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian menggunakan kapal Basarnas RB 210 di Perairan Teluk Bone, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, 22 Desember 2015. KM Marina Baru rute Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara-Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan kehilangan kontak. Diperkirakan posisi saat hilang kontak adalah 14 mil dari Kabupaten Wajo. ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    Tim SAR gabungan melakukan pencarian menggunakan kapal Basarnas RB 210 di Perairan Teluk Bone, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, 22 Desember 2015. KM Marina Baru rute Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara-Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan kehilangan kontak. Diperkirakan posisi saat hilang kontak adalah 14 mil dari Kabupaten Wajo. ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    TEMPO.COMakassar - Nakhoda Kapal Motor Marina 2B, Asdar, 25 tahun, ditemukan selamat di perairan Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Asdar ditemukan dengan kondisi lemas. Warga Desa Langki, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, itu juga mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

    "Kondisi nakhoda KM Marina saat ditemukan mengalami luka terbuka di leher bagian belakang sebelah kanan dan luka lecet pada kemaluan. Korban juga tampak kelelahan," kata juru bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Komisaris Besar Frans Barung Mangera, saat dihubungi Tempo, Selasa, 22 Desember.

    Barung mengatakan Asdar ditemukan oleh seorang nelayan, Fikri (43), warga Jalan Carade, Palopo. Nakhoda Kapal Marina itu sebenarnya ditemukan di atas bagan (tempat penyimpangan) ikan milik nelayan, Senin, 21 Desember, sekitar pukul 11.00 Wita. "Tapi, karena cuaca buruk sehingga baru bisa dievakuasi keesokan harinya (Selasa)," ujarnya.

    Nelayan Palopo itu lantas mengantarkan Asdar ke dermaga Pelabuhan Tanjung Ringgit, Palopo, Selasa, 22 Desember, sekitar pukul 09.45 Wita. Tim SAR gabungan, TNI-Polri, dan BPBD Palopo langsung mengevakuasi kapten Kapal Marina itu ke Rumah Sakit Siwa, Kabupaten Wajo. Posko Operasi SAR dan Posko DVI memang berpusat di Siwa.

    Berdasarkan data yang dihimpun dari Basarnas dan kepolisian, hingga Selasa malam, 22 Desember, jumlah korban yang berhasil ditemukan mencapai 47 orang dari 118 penumpang dan awak Kapal Marina. Tersisa 71 penumpang yang masih hilang. Dari 47 penumpang yang berhasil dievakuasi, sebanyak 7 di antaranya meninggal. Itu termasuk temuan 4 mayat di perairan Wotu, Luwu Timur, Selasa, 22 Desember.

    Kapal Marina Baru 2B bertolak dari Pelabuhan Tobaku menuju Pelabuhan Siwa pada Sabtu, 19 Desember, pukul 11.00 Wita. Dalam perjalanannya, kapal yang memuat lebih dari seratus penumpang itu dihantam ombak tinggi. Akibatnya, bak mesin kapal itu pecah dan kemasukan air sehingga karam. Nakhoda Kapal Marina sempat mengabarkan cuaca buruk ke pihak syahbandar sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak lantas karam.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.