Aburizal: Kubu Agung Laksono Tak Diakui di DPR  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aburizal Bakrie. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Aburizal Bakrie. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Semarang - Ketua Umum Partai Golkar versi musyawarah nasional Bali, Aburizal Bakrie, menilai, upaya Golkar kubu Agung Laksono mengajukan calon Ketua Dewan Perwakilan Rakyat pengganti Setyo Novanto akan sia-sia.

    “Itu sulit karena yang diakui pimpinan DPR yang sah sekarang adalah Fraksi Partai Golkar yang dipimpin Ade Komaruddin dan Bambang Susatyo,” kata Aburizal setelah membuka Musyawarah Daerah Partai Golkar Jawa Tengah di Hotel Semesta, Semarang, Selasa, 22 Desember 2015.

    Aburizal mengklaim Fraksi Golkar yang sah ini yang sudah melayangkan surat usulan agar Ade Komaruddin menjadi Ketua DPR. Saat ini, kata Aburizal, proses penggantian Setya di DPR sudah selesai sehingga tidak akan ada perubahan lagi. Posisi Ade Komaruddin menjadi Ketua DPR sudah final.

    Aburizal justru mempertanyakan bagaimana caranya Golkar kubu Agung mengajukan pergantian Ketua DPR menggantikan Setyo Novanto itu.

    Aburizal juga memastikan tak ada masalah bagi Setyo Novanto menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPR. Sebab, kata dia, Setyo Novanto tidak diputus bersalah dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). “Setyo Novanto menjadi ketua fraksi itu bukan suatu pemberian tapi tugas berat yang harus dilakukan,” katanya.

    Partai Golkar kembali terbelah setelah Novanto mundur dari jabatannya. Golkar kubu Aburizal dan Agung Laksono sama-sama mengajukan nama pengganti Setya.

    ROFIUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.