Curi Motor Sehabis Subuh, Maling Dihakimi Massa hingga Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Empat orang kawanan begal menahan rasa sakit pada kakinya yang ditembak petugas saat gelar perkara di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, 7 Agustus 2015. Kawanan begal ini sering beraksi sejak pukul 03.00 wib hingga 06.00 wib di Flyover Pasupati. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, dompet, telepon genggam dan motor. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Empat orang kawanan begal menahan rasa sakit pada kakinya yang ditembak petugas saat gelar perkara di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, 7 Agustus 2015. Kawanan begal ini sering beraksi sejak pukul 03.00 wib hingga 06.00 wib di Flyover Pasupati. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, dompet, telepon genggam dan motor. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COKarawang -Seorang pencuri motor berinisial EM, 32 tahun tewas dihakimi massa. Komisaris Polisi A Mulyana, Kepala Polisi Sektor Klari mengatakan, keterangan saksi bernama Ace, EM kepergok saat sedang menenteng sepeda motor jenis Yamaha MX dengan Nomor polisi G 38890 P. "Motor itu diparkir di halaman masjid. Saat pemiliknya menunaikan sholat Shubuh berjamaah," ujar Mulyana saat dihubungi, Selasa, 22 Desember 2015.

    Ketika diteriaki maling, EM kabur melarikan diri menuju sawah. "Sebagian jamaah salat shubuh langsung berhamburan ke luar masjid, ikut mengejar pelaku," ungkap Ace.

    Pelaku yang sempat bersembunyi di atas pohon akhirnya tertangkap. "Langsung dihakimi massa sampai babak belur. Akhirnya pelaku meninggal saat dibawa menuju rumah sakit," kata dia.

    Mulyana mengatakan, anggotanya yang datang ke TKP langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Nahas, nyawa pelaku tak dapat tertolong karena mengalami luka parah di sekujur tubuh dan dibagian kepala dan kehabisan darah. “Jasad pelaku langsung kami bawa ke Kamar mayat RSUD Karawang untuk dilakukan otopsi, sementara saksi berikut pemmilik motor langsung kami mintai keterangannya dikantor Polsek Klari dan mengamankan kendaraan sebagai barang bukti,” ucap dia.

    Sebelumnya pelaku belum diketahui nama dan identitasnya. Saat itu pelaku tiddak membawa satupun identitas apapun. Namun setelah dicek oleh petugas Identifikasi Pores Karawang akhirnya jasad korban baru bisa diketahui nama dan identtas lengkapnya.

    HISYAM LUTHFIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.