Pimpinan KPK Terpilih dan Plt Kompak Naik Bus Sewaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (kiri-kanan) Calon Pimpinan KPK: Saut Situmorang, Sujanarko, Robby Arya Brata, Basaria Panjaitan, Agus Rahardjo, Surya Tjandra dan Johan Budi SP berbincang sebelum mengikuti uji makalah bersama Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Jakarta, 4 Desember 2015.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    (kiri-kanan) Calon Pimpinan KPK: Saut Situmorang, Sujanarko, Robby Arya Brata, Basaria Panjaitan, Agus Rahardjo, Surya Tjandra dan Johan Budi SP berbincang sebelum mengikuti uji makalah bersama Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Jakarta, 4 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Lima pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi dan dua pelaksana tugas komisi antirasuah berangkat bersama ke Istana negara. Mereka akan menghadiri pelantikan pimpinan KPK periode 2015-2019 pukul 14.30 nanti.

    Mereka kompak berangkat dari gedung KPK naik bus sewaan. Lima pemimpin terpilih, yaitu Agus Rahardjo, Alexander Marwatta, Basaria Panjaitan, Laode Muhammad Syarief, dan Saut Situmorang, naik terlebih dulu ke bus yang sudah diparkir di lobi KPK. Sedangkan dua pelaksana tugas pimpinan KPK, yakni Johan Budi Sapto Pribowo dan Indriyanto Seno Adji, mengiringi dari belakang.

    Ketua KPK Agus Rahardjo belum mau memberikan keterangan. "Nanti, ya, saat sertijab," ujar Agus, Senin, 21 Desember 2015. Senada dengan Agus, Alex juga memilih menghindar. "Nanti, ya, setelah dilantik," kata Alex.

    Para pejabat struktural KPK juga turut menyertai pelantikan tersebut. Mereka di antaranya Deputi Penindakan Heru Winarko, Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat Ranu Miharja, serta Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Sujanarko.

    Serah-terima jabatan dijadwalkan pukul 16.00 nanti di gedung KPK. Sertijab itu tanpa dihadiri pelaksana tugas Ketua KPK Taufiequrachman Ruki karena sedang umrah.

    Kamis lalu, Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat memilih lima pemimpin KPK definitif melalui mekanisme voting. Lima orang yang terpilih adalah staf ahli Kepala Polri Inspektur Jenderal Basaria Panjaitan, mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Agus Rahardjo, hakim adhoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Alexander Marwatta, staf ahli Badan Intelijen Negara Saut Situmorang, dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar Laode Muhammad Syarief.

    LINDA TRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.