Pilot T50i yang Jatuh di Yogya Pernah Gagal Masuk AKABRI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang awak mengendarai pesawat tempur T50 beberapa detik sebelum pesawat tersebut jatuh saat Gebyar Dirgantara AAU di Lanud Adi Sutjipto Yogyakarta, 20 Desember 2015. Pesawat T50 jenis Golden Eagle terjatuh saat melakukan manuver akrobatik di dalam kompleks kesatrian AAU. ANTARA/Regina Safri

    Dua orang awak mengendarai pesawat tempur T50 beberapa detik sebelum pesawat tersebut jatuh saat Gebyar Dirgantara AAU di Lanud Adi Sutjipto Yogyakarta, 20 Desember 2015. Pesawat T50 jenis Golden Eagle terjatuh saat melakukan manuver akrobatik di dalam kompleks kesatrian AAU. ANTARA/Regina Safri

    TEMPO.CODepok - Letnan Kolonel Pnb Marda Sarjono, pilot pesawat T50i Golden Eagle yang jatuh saat melakukan solo aerobatic di Pangkalan Udara Adisutjipto, harus berjuang untuk bisa berkarier di militer. Sepupu Marda, Ismu Antoro, mengatakan saudaranya itu tak menyerah meskipun sempat gagal masuk Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (TNI) pada 1993.

    Ismu mengatakan Marda akhirnya memilih masuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia dulu. Lalu dia kembali mencoba tes AKABRI pada tahun selanjutnya dan lolos sebagai taruna Angkatan Darat kemudian ditarik ke Angkatan Udara.

    "Mendaftarnya di Angkatan Darat. Marda sangat pintar jadi ditarik ke AU," kata Ismu setelah menggelar tahlilan di rumah orang tua Marda di D10/9, Sukatani, Tapos, Depok, Ahad, 20 Desember 2015.

    Menurut Ismu, kecerdasan Marda memang sudah terlihat sejak dia SMA. Bahkan, saat ujian nasional, Marda mendapatkan nilai matematika sempurna. "Nilai Ebtanas-nya di SMA 39 untuk matematika 100. Benar semua," ujar Ismu.

    Marda dan Kapten Pnb Dwi Cahyadi tewas saat melakukan akrobatik dalam Atraksi Gebyar Dirgantara AAU di dekat Pangkalan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Minggu pagi. Atraksi Gebyar Dirgantara AAU diadakan di Pangkalan Udara Adisutjipto pada 19-20 Desember 2015.

    Acara tersebut menghadirkan 57 pesawat tempur, di antaranya jenis T50i, F16, dan Sukhoi. Selain itu, turut dalam atraksi itu pesawat Dinamic Pegasus dan Jupiter Aerobatic Team. Acara dibuka oleh Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X, yang ditandai dengan atraksi pesawat Su-30, T50, dan The Jupiter.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.