Duel dengan Dua Perampok, Pria Paruh Baya Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi perampokan

    ilustrasi perampokan

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Pria 54 tahun tewas setelah berduel dengan dua perampok yang menyatroni kediamannya di Desa Sungai Kuning Benio, Kecamatan Kelayang, Indragiri Hulu, Riau. Pria bernama Sudirsam itu mengalami luka tusukan senjata tajam di sekujur tubuhnya.

    "Korban meninggal saat dilarikan ke rumah sakit," ucap Kepala Kepolisian Resor Indragiri Hulu Ajun Komisaris Besar Ary Wibowo, Ahad, 20 Desember 2015. Menurut Ary, korban mengalami pendarahan hebat akibat luka-lukanya itu.

    Ary mengatakan perampokan itu terjadi Sabtu malam kemarin, saat Sudirsam tidur. Karena mendengar suara mencurigakan, dia terbangun dan kaget ketika melihat dua orang asing yang berada di dalam rumahnya. Tanpa pikir panjang, lelaki itu menyerang dua orang yang diketahui sebagai pencuri tersebut.

    Satu pelaku kaget dengan kemunculan Sudirsam yang tiba-tiba. Dia melepaskan tembakan ke arah korban. Sedangkan temannya menyerang Sudirsam menggunakan senjata tajam. Sudirsam kemudian ambruk dengan tubuh dipenuhi luka.

    Keributan di rumah Sudirsam membuat tetangga terbangun. Mereka keluar rumah untuk mencari sumber suara. Saat bersamaan, pelaku kabur menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion.

    Arif, tetangga Sudirman, sempat menghadang dan melempar sebilah besi ke arah pelaku. Namun usahanya tidak berhasil. Dua perampok itu berhasil meloloskan diri.

    Saat masuk rumah Sudirman, Arif melihat korban yang sudah tidak sadarkan diri. Bersama tetangga lain, Arif membawa Sudirsam ke rumah sakit. Namun, dalam perjalanan, lelaki itu mengembuskan napas terakhir.

    Ary menuturkan dua pelaku belum tertangkap. Hingga ,kini polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap keduanya. "Mohon bersabar, kami masih melakukan pengejaran," ujarnya.

    RIYAN NOFITRA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.