Basaria Masuk KPK, Kapolri: Kami Sinergis dengan KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capim KPK, Basaria Panjaitan dalam uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 15 Desember 2015.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Capim KPK, Basaria Panjaitan dalam uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 15 Desember 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Badrodin Haiti mengaku yakin koordinasi lembaganya dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membaik setelah Inspektur Jenderal Basaria Panjaitan terpilih sebagai komisioner KPK.

    "Ke depan bisa kerjasama lebih erat," ujar Badrodin di kantornya, Jumat, 18 Desember 2015. Dia mengatakan bahwa kepolisian berencana untuk meningkatkan sinergitas antara KPK dengan Mabes Polri. Dia menilai  komunikasi Polri-KPK perlu lebih baik.

    "Artinya tidak hanya melakukan memorandum of understanding, melainkan meningkatkan komunikasi untuk pemberantasan korupsi," kata Badrodin. Hanya saja Badrodin tidak menjelaskan secara rinci apa bentuk koordinasi yang bakal ditingkatkan antara KPK dan kepolisian.

    "Intinya koordinasi pada penindakan korupsi agar KPK lebih jaya," kata Badrodin. Dia mengaku yakin Basaria Panjaitan bisa menjalani tugas barunya di KPK. Mantan Staf Ahli Mabes Polri itu dianggap mempunyai banyak pengalaman di bidang penyidikan. "Beliau kan banyak pengalaman di Mabes Polri," kata Badrodin.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.