Setya Novanto Mulai Angkuti Barangnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil yang membawa barang-barang milik mantan Ketua DPR Setya Novanto di Kompleks Parlemen DPR, Jakarta, 18 Desember 2015. Setya membereskan kantornya setelah Rabu, (16/12) kemarin menyatakan menundurkan diri sebagai Ketua DPR. TEMPO/Egi Adyatama

    Mobil yang membawa barang-barang milik mantan Ketua DPR Setya Novanto di Kompleks Parlemen DPR, Jakarta, 18 Desember 2015. Setya membereskan kantornya setelah Rabu, (16/12) kemarin menyatakan menundurkan diri sebagai Ketua DPR. TEMPO/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto mulai membereskan barang-barang pribadi dari kantornya di gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen DPR, Jumat, 18 Desember 2015. Barang-barang tersebut diangkut beberapa pekerja ke mobil boks hitam dari kantornya di lantai tiga. "Barang-barang ini mau dibawa ke gudang. Di daerah Wijaya (Jalan Wijaya, kediaman pribadi Setya)," kata sopir mobil Setya Novanto saat beres-beres. Menurutnya, mereka sudah mulai beres-beres sebelum salat Jumat hari ini.

    Adapun barang-barang yang terlihat adalah berupa kardus-kardus bertuliskan 'Pajangan', bed cover, tiga buah TV, dan sejumlah lukisan. Dua orang pekerja tampak bolak-balik membawa barang tersebut dari lantai tiga ke mobil boks di parkiran depan Sekretaris Jenderal DPR. Barang-barang ini diberi label SN. Mereka selesai beres-beres pada pukul 15.00 WIB.

    Setelah mundur, Setya akan menempati jabatan baru sebagai Ketua Fraksi Golkar. Ade Komarudin, ketua sebelumnya, menggantikan Setya menjadi Ketua DPR. Hal ini disampaikan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie.

    Masih belum jelas di mana kantor pribadi Setya yang baru. Ade Komarudin sendiri, hingga saat ini, masih menempati ruangan lamanya di lantai 12 kantor Fraksi Golkar di Kompleks Parlemen.

    Setya menyampaikan pengunduran dirinya serta permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia dalam rapat paripurna hari ini. "Dan untuk menjaga harkat dan martabat serta kehormatan lembaga DPR Republik Indonesia. Prinsip tersebut saya pegang sebagai Ketua DPR. Dan atas dasar itulah saya mengundurkan diri seraya memohon maaf atas segala kekhilafan yang terjadi," ujarnya.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.