Setya Ketua Fraksi Golkar, Ade Komarudin Ketua DPR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto menjawab pertanyaan awak media usai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Sidang yang berlangsung tertutup tersebut berlangsung selama kurang lebih lima jam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto menjawab pertanyaan awak media usai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Sidang yang berlangsung tertutup tersebut berlangsung selama kurang lebih lima jam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Rapat harian terbatas Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya digelar Kamis malam, 17 Desember 2015, di Bakrie Tower, Jakarta. Dengan dipimpin Ketua Umum Aburizal Bakrie, rapat itu memutuskan ada pertukaran tempat di kursi petinggi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat.

    Bendahara Umum Golkar Bambang Soesatyo menjelaskan, pertukaran itu terjadi di posisi Ketua DPR dan Ketua Fraksi Golkar. "Ade Komaruddin jadi Ketua DPR," katanya dalam pesan pendeknya. "Setya Novanto jadi Ketua Fraksi Golkar."

    Bambang berujar, hasil keputusan rapat itu akan dikirim ke Fraksi Golkar. Kemudian Fraksi akan mengirim surat ke pimpinan DPR. Pimpinan DPR, ucap dia, akan membahasnya dalam rapat besok pagi. "Dan disahkan dalam rapat paripurna besok," tuturnya.

    Sebelumnya, Setya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPRk karena terseret masalah etik setelah mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembicaraan lobi perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia. Kasus itu sempat dibahas di Mahkamah Kehormatan Dewan. Namun MKD tidak memutuskan Setya bersalah atau tidak karena dia mundur dari jabatannya.

    HUSSEIN ABRI YUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.