Setya Novanto Mundur, Menteri Sudirman: Akhirnya Suara Rakyat Didengar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said tiba di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung RI, Jakarta, 8 Desember 2015. TEMPO/Amston Probel

    Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said tiba di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung RI, Jakarta, 8 Desember 2015. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said bersyukur atas pernyataan sikap anggota Mahkamah Kehormatan Dewan yang menyatakan terdapat pelanggaran kode etik Ketua DPR Setya Novanto. Ia juga bersyukur, putusan hasil putusan sidang MKD ini sesuai dengan suara rakyat.

    “Saya bersyukur karena seruan Presiden agar MKD mendengar suara rakyat akhirnya tertunaikan. Kita yakin perbaikan demi perbaikan akan lahir di negeri ini karena zaman memang menuntut perbaikan,” kata Sudirman Said kepada Tempo, Rabu, 16 Desember 2015.

    Menurut Sudirman Said, rakyat Indonesia sudah semakin cerdas dan kritis sehingga pejabat publik tidak bisa lagi menyembunyikan kejahatan terlalu lama. Menurut dia, perjuangan menegakkan nilai-nilai kebenaran tidak akan pernah kalah karena nilai-nilai luhur itu menurutnya kekal dan universal.

    “Yang sering kalah dan menang adalah berjuang semata untuk kekuasaan karena kekuasaan itu situasional dan personal," kata Sudirman Said.

    Dalam sidang kode etik yang digelar hari ini, MKD memutuskan pengaduan yang dilakukan oleh Menteri ESDM Sudirman Said terhadap Setya Novanto atas dugaan pelanggaran kode etik dinyatakan ditutup dengan menerima surat pengunduran diri dari Setya Novanto dari jabatannya sebagai ketua DPR RI periode 2014-2019. Selain itu, terhitung sejak Rabu, 16 Desember 2015, Setya Novanto dinyatakan berhenti sebagai ketua DPR.



    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.