3 Fraksi Sebut Setya Langgar Kode Etik Sedang, 1 Berat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto berjalan keluar ruangan seusai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Sidang yang berlangsung tertutup tersebut berlangsung selama kurang lebih lima jam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto berjalan keluar ruangan seusai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Sidang yang berlangsung tertutup tersebut berlangsung selama kurang lebih lima jam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Empat anggota Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan bahwa telah terjadi pelanggaran kode etik yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto.

    Tiga anggota MKD, yakni  Darizal Basir dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Guntur Sasongko dari Fraksi Demokrat, dan Risa Mariska dari Fraksi PDIP, menyatakan Setya Novanto telah melakukan pelanggaran kode etik sedang.

    "Setya Novanto telah melampaui kapasitasnya sebagai Ketua DPR yang seharusnya menghindari tindakan seperti itu. Melanggar etika dan norma yang berlaku. Agar menjatuhkan sanksi sedang," kata Risa Mariska. 

    "Berdasarkan fakta, telah terjadi pelanggaran etik oleh Setnov (Setya Novanto), Ketua DPR. Maka ia dapat dikenakan pelanggaran sedang," kata Guntur Sasongko.

    Sedangkan Dimyati dari Fraksi PPP mengatakan Setya Novanto layak dikenai sanksi atas pelanggaran kode etik berat. "Saudara Setya Novanto diindikasikan telah melakukan pelanggaran kode etik berat," kata Dimyati.
     

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.