Strategi Ridwan Kamil di MEA: Little Bandung, Kamis Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Ridwan Kamil memotivasi para pelajar saat peringati hari kelahiran pejuang pendidikan kaum wanita Jawa Barat, Rd Dewi Sartika di Bandung, Jawa Barat, 4 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Walikota Ridwan Kamil memotivasi para pelajar saat peringati hari kelahiran pejuang pendidikan kaum wanita Jawa Barat, Rd Dewi Sartika di Bandung, Jawa Barat, 4 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COBandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengklaim Kota Bandung sudah siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Salah satu bentuk kesiapannya adalah promosi produk-produk kreatif buatan anak muda Bandung, seperti Little Bandung dan Kamis Inggris.

    "Bandung sudah proaktif. Sudah ada Little Bandung mobile yang keliling negara sahabat di Asia, dimulai di Kuala Lumpur," kata Ridwan Kamil, Rabu, 16 Desember 2015.

    Ridwan Kamil juga banyak membuat nota kesepahaman (MOU)dengan beberapa negara di ASEAN, seperti Malaysia dan Thailand, untuk bisa melancarkan bisnis-bisnis kreatif warga Kota Bandung. "Saya sudah MOU dengan Bangkok dan Petaling, Kuala Lumpur, agar difasilitasi orang Bandung buka bisnis di Malaysia dan Thailand. Jadi, tanpa menunggu, kita justru bergerak membuka bisnis di Thailand dan Malaysia," ucapnya.

    Selain bisnis kreatif, dia melanjutkan, bisnis-bisnis jasa juga menjadi salah satu peluang yang digenjot dalam MEA. "Salah satu yang sudah bergerak: banyak event organizer pariwisata dan pernikahan dari Bandung bikin pameran di Malaysia," ujarnya.

    Selain itu, Ridwan Kamil mengadakan program bernama Kamis Inggris. Pada satu hari ini, warga Kota Bandung diimbau berbahasa Inggris agar siap menghadapi MEA. "Mudah-mudahan, dengan kombinasi Kamis Inggris dan Little Bandung, membuat kita lebih pede. Jadi di Bandung bisa siap," tuturnya. 

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe