Ridwan Kamil Luncurkan Aplikasi iuran.id untuk Warga Bandung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung, Ridwan Kamil (tengah), mencoba alat fitnes saat meresmikan Taman Aktif di Bandung, 13 September 2015. Pemkot Bandung bekerjasama dengan Coca-cola dan Nike membangun zona aktif bagi warga berolahraga. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil (tengah), mencoba alat fitnes saat meresmikan Taman Aktif di Bandung, 13 September 2015. Pemkot Bandung bekerjasama dengan Coca-cola dan Nike membangun zona aktif bagi warga berolahraga. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COJakarta - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi baru bernama iuran.id untuk membantu warganya melahirkan aplikasi kreatif. Aplikasi ini adalah upaya mempertahankan Bandung sebagai salah satu kota kreatif dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

    Aplikasi Iuran (Inovasi Urang Bandung) adalah aplikasi yang terbuka untuk umum dengan melibatkan berbagai sumber untuk mendapatkan berbagai ide, mengoptimalkan pengetahuan dan kreativitas, serta membuat terobosan baru, baik bagi penyedia layanan maupun pemerintah.

    "Tinggal masuk ke iuran.id, modelnya kayak Facebook. Jadi ide-ide tinggal di-upload," kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Kantor PDAM Tirtawening, Jalan Badak Singa, Kota Bandung, Rabu, 16 Desember 2015.

    Ridwan Kamil juga menggelar kontes inovasi bertema “Andai Aku Wali Kota” yang bertujuan menghubungkan wali kota dengan masyarakat. Sarana ini membuat publik dapat berpartisipasi dan berkolaborasi bersama dengan pemerintah daerah, universitas, dan komunitas bisnis untuk melakukan inovasi terhadap Bandung.

    "Yang bikin aplikasi akan dikasih hadiah. Ini menunjukkan di Bandung proses gagasan inovasi dan desain bisa datang dari warga, tidak hanya pemerintah," tuturnya. Ridwan Kamil berharap inovasi yang melibatkan warga bisa mempertahankan predikat Bandung sebagai kota kreatif UNESCO. "Sehingga anugerah dari PBB ini harus kita buktikan bahwa memang betul kita masuk kelas dunia bidang kreativitas," tandasnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.