Putusan Kasus Setya Novanto, Kekuatan di MKD Terbelah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendemo bertopeng Riza Chalid dan ketua DPR Setya Novanto, diarak peserta aksi saat demo oleh Anggota Komite Penyelamat Nawacita di depan Gedung KPK, Jakarta, 15 Desember 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Pendemo bertopeng Riza Chalid dan ketua DPR Setya Novanto, diarak peserta aksi saat demo oleh Anggota Komite Penyelamat Nawacita di depan Gedung KPK, Jakarta, 15 Desember 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Sikap anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terbelah dalam menghadapi kasus dugaan pelanggaran etika "Papa Minta Saham" yang menjerat Ketua DPR Setya Novanto.

    Lebih-lebih ketika mayoritas anggota, dimotori Koalisi Merah Putih--gabungan partai nonpemerintah--berhasil membuat pemeriksaan terhadap Setya Novanto digelar tertutup. Hari ini sebanyak 17 anggota diyakini akan kembali terpecah dalam menentukan vonis terhadap politikus Golkar tersebut.

    Suara anggota MKD dari PDI Perjuangan paling disorot. Menurut politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, dua dari tiga anggota MKD dari partai banteng tersebut membelot ke kubu Setya Novanto. Berikut perkiraan peta kekuatan di MKD.

    >> Prediksi suara bersalah atau sanksi sedang/berat

    SARIFUDDIN SUDDING  -- Partai Hanura

    A. BAKRI -- Partai Amanat Nasional

    SUKIMAN -- Partai Amanat Nasional

    GUNTUR SASONO -- Partai Demokrat

    DARIZAL BASIR -- Partai Demokrat

    AKBAR FAIZAL -- Partai NasDem

    JUNIMART GIRSANG -- PDI Perjuangan

    >> Prediksi suara tak terbukti bersalah atau sanksi ringan

    RIDWAN BAE -- Partai Golkar

    SUFMI DASCO AHMAD -- Partai Gerindra

    SUPRATMAN -- Partai Gerindra

    KAHAR MUZAKIR -- Partai Golkar

    ADIES KADIR -- Partai Golkar

    ACEP ADANG RUHIAT -- Partai Kebangkitan Bangsa

    ZAINUT TAUHID SA'ADI -- Partai Persatuan Pembangunan

    >> Prediksi Suara Mengambang

    MUHAMMAD PRAKOSA -- PDI Perjuangan

    RISA MARISKA -- PDI Perjuangan

    SURAHMAN HIDAYAT -- Partai Keadilan Sejahtera 

    Sumber: Wawancara Tempo | LINDA TRIANITA | AGOENG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.