Diejek Tak Jantan, Pria Ini Nekat Bunuh Gadis Bandung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pembunuhan menggunakan pistol. Tempo/Indra Fauzi

    ilustrasi pembunuhan menggunakan pistol. Tempo/Indra Fauzi

    TEMPO.CO, Bandung - Tim gabungan dari Satuan Petugas Khusus Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sumedang membekuk Didin Wahyudin, 45 tahun, yang telah buron selama lebih dari satu tahun. Pria tersebut buron usai membunuh lawan kencannya, Siti, 35 tahun, di kamar nomor 202 Hotel Kencana, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Juni 2014.

    Pelarian Didin berakhir di Jalan Mesjid, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 12 Desember 2015, sekitar pukul 02.45 WIB. "Tersangka ditangkap tanpa perlawanan di rumah kontrakannya," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang Ajun Komisaris Polisi Hadi Mulyana melalui telepon, Senin, 14 Desember 2015.

    Menurut Hadi, selama buron pelaku berpindah-pindah tempat guna menghindari buruan polisi. Berkat penelusuran selama satu tahun lebih, polisi berhasil mengakhiri pelarian DW. "Dia mengakui membunuh korban. Setelah bunuh korban, tersangka kabur ke sejumlah daerah di Jawa Barat," ujar Hadi.

    Hingga saat ini, polisi masih memeriksa DW. Kepada polisi, DW mengaku membunuh Siti, gara-gara tersinggung diejek korban pada saat mereka berkencan.

    "Untuk sementara ini, berdasarkan pengakuan tersangka, motif pembunuhan karena tersangka kesal terhadap korban yang mengejek dengan ucapan 'lemah enggak jantan'. Kalimat tersebut diucapkan korban sesudah keduanya berhubungan badan," kata Hadi.

    Siti yang tercatat sebagai warga Tegalega, Kota Bandung, tewas setelah kepalanya dibenturkan ke dinding. "Setelah itu tersangka menyembunyikan mayat korban di bawah kasur," ucap Hadi.

    Mayat Siti yang awalnya tanpa identitas ditemukan petugas hotel pada Selasa 3 Juni 2014, sekitar pukul 11.00 WIB. Bau busuk menyengat hidung membuat petugas mencurigai kamar nomor 202 yang dipesan tamu atasnama Didin alias YG sejak 28 Mei 2014. Polisi menemukan obat kuat khusus pria di tempat kejadian perkara.

    Didin dan Siti baru berkenalan sebelum kasus pembunuhan tersebut terjadi. "Tersangka mengaku mengenal korban di Tegalega. Lalu tersangka mengajak korban ke Sumedang untuk menginap di Hotel Kencana," ujar Hadi.

    Guna proses penyidikan lebih lanjut, Didin kini mendekam di sel tahanan Mapolres Sumedang. "Dia dijerat Pasal 338 KUHPidana tentang Pembunuhan," ucap Hadi.

    Mayat Siti membusuk di salah satu kamar Hotel Kencana, Jalan Pangkor, Kecamatan Sumedang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa 3 Juni 2014, sekitar pukul 11.00 WIB. Posisi jasadnya terlentang di lantai kamar. Tubuh bagian atas terbalut baju motif kotak-kotak dan bagian bawah hanya memakai sarung. Polisi menemukan obat kuat di tempat kejadian perkara.

    IQBAL T. LAZUARDI S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.