Setya Novanto dan Istananya yang Megah di Kupang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kediaman Setya Novanto di Kupang, Nusa Tenggara Timur. tabloidbintang.com

    Kediaman Setya Novanto di Kupang, Nusa Tenggara Timur. tabloidbintang.com

    TEMPO.COKupang - Bangunan ini didirikan Setya Novanto untuk memenuhi beberapa fungsi sekaligus. Ia membutuhkan sebuah tempat untuk menunjang keperluan pekerjaannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Tempat itu juga harus bisa menjadi rumah peristirahatan yang nyaman baginya, keluarga, juga para relasi yang datang.

    Di atas tanah keras bumi NTT, bangunan berwarna putih ini didirikan. Matahari Kupang yang selalu bersinar terang, membuat bangunan ini semakin terlihat cemerlang. Keberadaannya terlihat kontras di antara hunian lain di sekelilingnya. Bukan menara gading yang ingin dicapai, sang arsitek justru ingin memberi sesuatu yang baru bagi perkembangan arsitektur lokal. 

    “Tidak jarang para mahasiswa arsitektur datang ke sini. Mereka mengambil foto bangunan ini untuk keperluan studi. Mereka merasa perlu mencari banyak referensi yang jarang mereka dapatkan di sini,” buka Her Pramtama, arsitek yang merancang bangunan ini.

    Material dari Jakarta

    Banyak kebutuhan fungsi yang dimasukkan ke bangunan ini. Waktu yang tersedia untuk membangun hunian ini tidak banyak, hanya empat bulan. Kendala utama yang dirasakan sang arsitek adalah ketersediaan material.

    “Klien memilih langsung material yang ia inginkan. Beberapa barang tidak tersedia di sini ataupun Surabaya sebagai kota besar terdekat. Kalaupun ada, pilihannya tidak sebanyak di Jakarta atau tidak tersedia dalam partai besar. Jadi kami harus mengirim material langsung dari Jakarta,” ungkap arsitek yang juga menjabat Ketua Ikatan Arsitek Indonesia DKI Jakarta.

    Baja, genting parket, dan semua keramik didatangkan dari Jakarta. Sementara kaca, semen, dan sebagian kosen didapat di Kupang. 

    Bangunan ini terdiri atas tiga massa. Sebuah massa utama dan dua massa lain di kanan-kirinya. Satu massa berlantai tiga berfungsi sebagai galeri yang memamerkan berbagai hasil kerajinan tenun NTT. Sedangkan satu bangunan lagi berlantai dua, terdiri atas ruang rapat di lantai dasar dan kamar tidur tamu di atasnya.

    Zona Publik di Lantai Dasar

    Di atas tanah seluas sekitar 2.000 meter persegi ini dulunya terdapat bangunan. Sebisa mungkin, arsitek yang akrab disapa Temmy ini ingin mempertahankan bangunan lama. Namun karena tidak memungkinkan, banyak perubahan diterapkan pada bangunan lama. Satu per satu fungsi dan kebutuhan ruang dimasukkan Temmy pada perencanaan organisasi ruang.

    Lantai dasar massa utama dipakai untuk memenuhi fungsi kantor. Lobi, ruang pameran, ruang pertemuan, dan ruang kerja berada di lantai ini. Langit-langit dibuat tinggi supaya ruangan semakin terlihat luas, terutama bila ada acara yang menampung banyak tamu. Halaman bagian samping bangunan diperuntukkan bagi fasilitas publik. Di sini warga Kupang bisa berkumpul sambil menikmati jajanan yang tersedia. Tidak sedikit dari mereka yang memanfaatkan fasilitas Wi-fi gratis sambil duduk-duduk menikmati matahari senja.

    Hunian di Lantai Dua

    Zona hunian dibuat di lantai dua. Terdapat tiga kamar tidur dan satu kamar tidur utama di lantai ini. Kamar tidur utama dilengkapi ruang kerja pribadi Setya Novanto. 

    Ruang keluarga di lantai dua dibuat nyaman dan terletak di antara dua void: void ke lobi dan void untuk tangga. Ruang duduk ini membatasi kamar tidur utama dan kamar tidur tamu. Adapun dua kamar tidur lagi terpisah oleh selasar yang terhubung ke ruang tamu. Selasar diapit oleh dua bukaan sehingga area lantai dua cukup mendapat cahaya. Sebuah jendela menghadap halaman depan dan lainnya menghadap halaman belakang. Selasar ini penghubung dari massa utama ke massa lain di sampingnya.

    Suasana Resor

    Halaman belakang menjadi fasilitas terbaik bagi fungsi hunian pada bangunan ini. Jika berada di sini, kita lupa akan teriknya matahari Kupang. Kolam renang berukuran luas dengan airnya yang selalu dingin ini mampu menurunkan temperatur mikro, membuat suasana lebih sejuk. Salah satu sisi kolam renang yang berujung di bawah massa bangunan galeri membuatnya teduh. Bagian kolam renang yang dangkal ini memiliki dek kayu sebagai tempat bersantai di tepiannya.

    Temmy juga memilih pohon yang sesuai untuk ditanam di area ini sehingga terlihat asri. Pagi, siang, sore atau kapan pun, tempat ini selalu terasa nyaman. Pada siang hari kita bisa tidur siang di daybed patio, menikmati embusan angin semilir. Malam harinya, di tempat yang sama kita bisa memandangi taburan bintang di langit Kupang.

    Landmark

    Dapur dan ruang makan merupakan tempat bertemunya zona penghuni dan zona kantor. Ruang di lantai dasar ini dipartisi sebuah dinding yang membatasinya sebagai area servis. Tempat ini memiliki akses langsung ke area kolam renang di halaman belakang. Ruang makan menjadi salah satu ruang favorit untuk berkumpul saat sarapan atau makan malam. Beberapa diskusi santai juga sering berlangsung di sini. 

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.