Sekaten Solo, Penjagaan di Pasar Darurat Klewer Diperketat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat menunggu puncak acara Sekaten di Masjid Agung Keraton Surakarta, 3 Januari 2015. Puncak Sekaten ditandai dengan keluarnya Gunungan yang terbuat dari sayur dan makanan tradisional. Tempo/Ahmad Rafiq

    Masyarakat menunggu puncak acara Sekaten di Masjid Agung Keraton Surakarta, 3 Januari 2015. Puncak Sekaten ditandai dengan keluarnya Gunungan yang terbuat dari sayur dan makanan tradisional. Tempo/Ahmad Rafiq

    TEMPO.COSurakarta - Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Surakarta akan melakukan penjagaan di lokasi darurat pedagang Pasar Klewer selama penyelenggaraan sekaten. Penjagaan itu dibutuhkan untuk mengantisipasi terjadinya aksi pencurian di tengah keramaian tersebut.

    Kepala DPP Kota Surakarta Subagiyo mengatakan pihaknya menyiapkan petugas khusus untuk penjagaan itu. "Kami menyiapkan 140 personel," katanya, Jumat, 11 Desember 2015.

    Pengamanan tambahan itu diperlukan selama kegiatan pasar malam sekaten berlangsung. Pasar malam sekaten merupakan tradisi di Keraton Kasunanan Surakarta untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad dalam bentuk pesta rakyat.

    Rencananya, pasar malam itu digelar di jalan yang mengelilingi Alun-alun Utara, yang menjadi lokasi darurat pedagang Pasar Klewer. "Biasanya, acara pasar malam itu sangat ramai dikunjungi warga," ujarnya. Kondisi itu membuat pihaknya harus melakukan patroli dan penjagaan di sekitar kios darurat.

    Penambahan personel keamanan itu berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja, lintas masyarakat (linmas), serta satuan pengamanan (satpam) pasar. "Selain itu, ada tambahan personel dari Dinas Perhubungan," tutur Subagyo.

    Selama ini pihaknya hanya memiliki 60 personel penjaga di pusat perdagangan tekstil dan garmen itu. Penjagaan tersebut dilakukan selama 24 jam dalam tiga shift. "Dalam situasi normal jumlah personel itu sudah mencukupi," ucapnya.

    Hanya, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai waktu penyelenggaraan sekaten. Menurut Subagyo, pasar malam sekaten berlangsung dari 12 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016.

    Juru bicara Himpunan Pedagang Pasar Klewer, Kusbani, mengatakan pihaknya memang meminta penambahan pengamanan di pasar darurat itu. "Namun hingga saat ini kami belum tahu detail pengamanannya akan seperti apa," katanya.

    Dia juga mengaku bahwa para pedagang tidak pernah diajak bicara mengenai penyelenggaraan pasar malam sekaten. "Padahal lokasinya berada di sekitar pasar," ujarnya.

    Pada tahun-tahun sebelumnya, acara sekaten itu digelar di Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta. Namun tahun ini acara dipindah di jalanan di sekeliling alun-alun. Penyebabnya, tanah lapang itu kini digunakan sebagai lokasi darurat pedagang Pasar Klewer yang terbakar habis pada tahun lalu.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.