Diduga Sakit Jiwa, Pria Ini Bunuh Pamannya yang Telah Renta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Imam Yunni

    TEMPO/Imam Yunni

    TEMPO.CO, Bojonegoro - Sunar, 45 tahun, menyerang pamanya, Marjo, 90 tahun, hingga tewas. Adapun bibinya, Darmi,70 tahun, yang juga menjadi sasaran serangan pelaku, menderita luka parah. Peristiwa itu terjadi di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jumat, 11 Desember 2015.

    Marjo tewas  setelah dibacok parang di leher belakangnya dan pelipis sebelah kanan. Sedangkan  Darmi mengalami luka bacok di pergelangan tangan kirinya. Darmi dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro.

    Sebelum menghabisinya nyawa pamannya, Sunar sempat mengancam membunuh ibunya, Paija, 75 tahun,  pada Kamis malam, 10 Desember 2015. Namun Paija bergegas pergi meninggalkan rumah sebelum berjumpa Sunar.

    Kejadian pembunuhan berawal saat pelaku masuk rumah korban yang hanya berjarak beberapa meter sambil membawa parang berukuran panjang sekitar 40 sentimeter. Melihat kemenakannya datang sambil menenteng senjata tajam, pasangan suami-istri yang sudah renta itu kaget.

    Namun tanpa banyak bicara pelaku langsung menyerang Marjo. Setelah menghabisi Marjo, Sunar juga berupaya membacok Darmi. Tapi perempuan itu sempat teriak-teriak minta tolong ke tetangganya.

    Teriakan minta tolong membuat warga mendatangi rumah korban. Beberapa orang sempat melihat Sunar keluar dari rumah dan masih membawa parang berlumuran darah. Namun karena membawa parang, warga  tak berani mendekat. Tersangka lalu masuk rumahnya sendiri dan menguncinya dari dalam. Beberapa warga kemudian menolong korban dan melaporkan kasusnya ke Kepolisian Sektor Balen.

    Polisi kemudian mendatangi rumah Sunar yang terkunci rapat. Penangkapan pelaku berlangsung dramatis karena polisi lebih dulu menembakkan gas air mata. Selanjutnya, polisi menangkap pelaku yang sudah tak berdaya.

    Polisi belum menyimpulkan motif kasus pembunuhan ini. Wakil Kepala Kepolisian Resor Bojonegoro Komisaris  Ikhwanuddin mengatakan masih memeriksa Sunar. Mengenai adanya dugaan tersangka mengalami gangguan jiwa, polisi belum bisa memastikan karena harus memeriksakan dulu ke ahli jiwa. "Namun pelaku memang pernah punya riwayat gangguan penyakit jiwa," katanya.

    SUJATMIKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.