Tim Junior Olimpiade Fisika Indonesia Gemilang di Korea

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Olimpiade Fisika tingkat dunia ke-41 di di Zegreb, Kroasia. www.jyu.fi

    Olimpiade Fisika tingkat dunia ke-41 di di Zegreb, Kroasia. www.jyu.fi

    TEMPO.CO, Tangerang-Dua belas siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Indonesia mencetak prestasi gemilang di Science Oympiad (IJSO) 2015 yang diselenggarakan di Daegu, Korea Selatan. Mereka berhasil menyabet 2 medali emas, 8 medali perak, dan 2 medali perunggu dalam kejuaraan internasional tersebut. "Ini prestasi membanggakan, kado di akhir tahun," ujar Direktur Pembinaan SMP Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Supriano saat menerima rombongan di Bandara Soekarno-Hatta malam ini, Jumat, 11 Desember 2015

    Dalam kejuaraan The 12th IJSO 2015 yang diselenggarakan pada tanggal 2 sampai 11 Desember 2015 di Daegu, Korea itu, menurut Supriano, Indonesia menurunkan 2 tim yang terdiri atas 6 leaders, 12 students dan 2 technical supports. "Kompetisi yang sangat ketat dan berat, tapi semuanya bisa menang," katanya.

    Indonesia sebagai negara penggagas berdirinya kegiatan Olimpiade Sains Internasional ini pada tahun 2004 dan hingga tahun ini hampir sudah 10 (sepuluh) negara telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan IJSO.  

    Penyelenggaraan IJSO di Korea Selatan ini diikuti 249 siswa dari 40 negara yang meliputi negara anggota IJSO dan beberapa observer dari negara lain.

    Siswa yang mengikuti kejuaraan olimpiade Fisika Internasional ini, menurut Supriano, merupakan siswa siswa pilihan dan berprestasi di bidang ilmu Fisika. Sebelum diberangkatkan ke Korea, mereka dilatih dan dididik di training center dan menyeleksi tim indonesia dalam 3 tahap pelatihan selama 12 minggu.

    Peserta TC adalah para peraih medali OSN tingkat nasional 2015 yang diselenggarakan pada tanggal 17 - 23 Mei 2015 di Palu, Sulawesi.

    Tahun 2015 ini perjuangan tim Indonesia berat terutama untuk mengungguli negara tuan rumah maupun negara peringkat teratas di IJSO tahun 2014. Medali yang diperebutkan sebanyak 25 medali emas, 50 medali perak, dan 77 medali perunggu.

    Adapun medali emas dapat dibawa pulang oleh Hilya Nadhira Imam, SMPI Al Azhar 8, Kota Bekasi - Provinsi Jawa Barat dan Ivander Jonathan Marella Waskito, SMP Mawar Sharon Christian School, Kota Surabaya - Provinsi Jawa Timur.

    Sementara peraih perak adalah Anthony Steven Halim SMP Sains Peter, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Prawira Satya Darma SMPN 115 Jakarta, DKI Jakarta, William Nathaniel SMPK Penabur Cirebon, Jawa Barat, Talitha Putri SMP Semesta BBS, Semarang, Jawa Tengah,Bryan Natanael Wijaya SMP Kristen Petra 3, Surabaya, Jawa Timur, Muhammad Farhan Husain SMPN 25 Makassar,   Sulawesi Selatan, Christina SMP Methodist Charles Wesley, Medan, Sumatera Utara, Rahmah Fadhilah SMP Al-Azhar, Palu, Sulawesi Tengah.

    Sementara Fadhila Mahardika Putri Setiawan SMP Labschool Jakarta, DKI Jakarta dan Nathania Santoso SMP Santa Angela, Kota Bandung, Jawa Barat berhasil meraih perunggu.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.