Corby Marah pada Putusan Kasasi Mahkamah Agung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Denpasar: Schapelle Corby, 28 tahun, melalui pengacaranya, Erwin Siregar, akan mengajukan peninjauan kembali kasus kepemilikan 4,1 kilogram mariyuana yang membuatnya dihukum 20 tahun. "Kami akan ajukan bukti-bukti baru," ujar Erwin, Jumat. Ia menolak menyebutkan bukti baru yang dia maksud. Namun, ia memastikan peninjauan kembali akan dilayangkan ke Mahkamah Agung selambat-lambatnya dalam dua pekan ke depan.Corby yang ditangkap di Bandara Ngurah Rai pada Oktober 2004 dihukum 20 tahun di Pengadilan Negeri Denpasar. Pengadilan Tinggi Bali kemudian mengurangi hukumannya menjadi 15 tahun. Namun, MA menolak kasasinya dan justru mengembalikan hukuman semula, yakni 20 tahun.Menurut Erwin, keluarga Corby sangat menyesalkan putusan MA itu. Mereka juga kecewa karena hakim di MA tidak memperhatikan memori kasasi yang diajukan penaseiat hukum Corby. Erwin menganggap, MA terburu-buru memutuskan kasus ini. Padahal, menurut dia, MA masih punya waktu sampai dengan 14 Maret 2006 untuk mengeluarkan putusan kasasi.Atas putusan MA, Corby sangat marah. Mantan ratu kecantikan kampus itu pun menangis. Menurut Erwin yang menemuinya di penjara Kerobokan, mahasiswi Universitas Brisbane itu sangat shocked dan terkejut. Kendati begitu, menurut Erwin, Corby menolak usulan agar dirinya mengajukan grasi kepada Presiden. "Saya tidak bersalah," ujar Corby seperti dikutip Erwin. Rilla Nugraheni

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.